Jakarta – Paris Saint-Germain tampil luar biasa saat berhadapan dengan rival abadi mereka, Marsille dalam laga bertajuk Les Classique. Ousman Demeble dkk menang dengan skir telak 5-0. Tidak sekadar menang, sang juara bertahan mencatatkan kemenangan bersejarah dengan skor telak 5-0 di Parc des Princes, sekaligus merebut kembali takhta puncak klasemen Ligue 1. Ousmane Dembele menjadi bintang lapangan dengan torehan dua gol. Pemain baru Khvicha Kvaratskhelia dan pemain pengganti Lee Kang-in turut melengkapi mimpi buruk Marseille di ibu kota.
Baca juga: PSG Menang Tipis 1- 0 Atas Auxerre
Atmosfer elektrik di Parc des Princes langsung dibakar gol cepat Ousmane Dembele pada menit ke-12. Memanfaatkan umpan akurat dari Nuno Mendes, pemenang Ballon d’Or tersebut melepaskan sontekan tenang yang mengubah skor menjadi 1-0. Marseille sempat mencoba merespons cepat lewat aksi Amine Gouiri, namun kiper PSG Matvey Safonov tampil gemilang dengan penyelamatan krusial menggunakan paha. Setelah momen tersebut, laga praktis menjadi milik tuan rumah. Pada menit ke-37, Dembele mencetak gol keduanya melalui aksi solo menawan, ia menusuk dari sisi kanan, mengecoh barisan pertahanan lawan, dan melepaskan tembakan keras yang tak terbendung kiper Jeffrey de Lange.
Memasuki babak kedua, dominasi anak asuh Luis Enrique semakin menjadi-jadi. Meski sempat dua kali membentur tiang gawang melalui upaya Désiré Doué dan Bradley Barcola, keran gol PSG kembali terbuka pada menit ke-64. Bek Marseille, Facundo Medina, melakukan kesalahan fatal dengan menyundul bola ke gawangnya sendiri saat mencoba menghalau serangan. Hanya berselang dua menit, gawang Marseille kembali bergetar. Khvicha Kvaratskhelia mencetak gol spektakuler melalui tendangan voli menyambut bola lambung dari Dembele. Pesta gol ditutup oleh Lee Kang-in pada menit ke-74, yang melepaskan sepakan kaki kiri akurat setelah berhasil melewati Medina.
Kemenangan 5-0 ini tercatat sebagai margin kemenangan terbesar PSG atas Marseille dalam sejarah pertemuan kedua tim. Hasil ini membawa Les Parisiens mengoleksi poin yang cukup untuk menggeser Lens dari puncak klasemen dengan selisih dua angka. Bagi skuad asuhan Roberto de Zerbi, kekalahan ini menjadi tamparan keras yang membuat mereka tertahan di posisi keempat, tertinggal 12 poin dari PSG. Penampilan dominan ini membuktikan bahwa PSG masih menjadi kekuatan yang sulit ditandingi di kompetisi domestik Prancis musim ini.
(bP/timKB).
Sumber foto: facebook.
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda