Jakarta – Rangkaian seri ke-8 Kejuaraan Dunia Superbike (WorldSBK) musim 2026 resmi bergulir akhir pekan ini di Sirkuit Nevers Magny-Cours, Prancis. Sesi latihan bebas hari pertama pada Jumat menghadirkan peta persaingan yang amat sengit di lintasan. Seluruh tim memanfaatkan FP1 dan FP2 secara maksimal untuk menguji setelan aerodinamika serta efisiensi pemakaian ban Pirelli.
Sesi Latihan Bebas Pertama (FP1) diawali dengan kondisi lintasan kering yang ideal untuk memacu performa maksimal kuda besi produksi massal ini. Pemimpin klasemen sementara, Nicolò Bulega dari tim Aruba.it Racing – Ducati, langsung menunjukkan dominasinya sejak menit-menit awal. Pembalap asal Italia tersebut konsisten mencatatkan waktu lap impresif di Sektor 2 dan Sektor 3 yang didominasi tikungan teknis.
Persaingan ketat terjadi tatkala rekan setim Bulega, Iker Lecuona, serta para penantang dari tim pabrikan lain terus memangkas jarak selisih waktu. Sesi FP1 sempat berjalan alot karena beberapa pembalap mencoba eksperimen kompon ban keras demi menjaga daya tahan untuk balapan panjang akhir pekan. Kendati demikian, Bulega tetap memimpin catatan waktu tercepat di sesi pembuka ini.
Memasuki sesi Latihan Bebas Kedua (FP2) pada sore hari, temperatur permukaan aspal Magny-Cours merambat naik. Kondisi ini menuntut penyesuaian ulang pada konfigurasi suspensi dan engine mapping agar kontrol traksi tetap stabil saat keluar dari tikungan lambat. Sejumlah insinyur tim terlihat sibuk melakukan perubahan pada area swingarm di garasi masing-masing.
Tim ROKiT BMW Motorrad WorldSBK melalui Miguel Oliveira dan Danilo Petrucci memberikan perlawanan sengit pada sesi FP2. Kombinasi tenaga melimpah dari BMW M1000RR di trek lurus panjang Magny-Cours mampu merepotkan barisan Ducati. Oliveira berhasil mempertajam catatan waktunya hingga menembus posisi tiga besar dalam simulasi kualifikasi ban lunak.
Kejutan juga hadir dari skuad pabrikan bimota by Kawasaki Racing Team melalui Alex Lowes yang tampil sangat agresif di sektor pengereman. Meski lintasan Magny-Cours terkenal sarat karakter pengereman keras yang menguras fisik, Lowes mampu menjaga ritme balap secara konsisten pada program long run. Hal ini memperlihatkan bahwa adaptasi sasis baru tim berjalan ke arah yang amat positif.
Secara keseluruhan, akumulasi hasil latihan hari pertama menegaskan bahwasanya persaingan papan atas masih sangat terbuka rapat. Jarak waktu antara pembalap di posisi terdepan hingga sepuluh besar hanya terpisah beberapa persepuluh detik saja. Hal tersebut memprediksi bahwa pertarungan perebutan posisi start terdepan pada sesi Superpole Sabtu besok akan berlangsung sangat krusial.
Evaluasi data telemetri dari FP1 dan FP2 malam ini menjadi kunci utama bagi seluruh tim untuk menyempurnakan strategi akhir pekan. Para pembalap kini bersiap menghadapi FP3, kualifikasi Superpole, hingga Race 1 yang dijadwalkan berlangsung sengit di hadapan para pendukung balap motor Prancis.
(EA/timKB)
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda