Jakarta – Leipzig membawa Mission Impossible untuk mencuri satu angka saat bertandang ke Stadion Parc des Princes, Rabu (20/10) dini hari WIB saat menghadapi tuan rumah PSG dalam lanjutan kompetisi Liga Champions 2021/2022. Leipzig ibarat akan masuk ke akndang singa dalam pertandingan dini hari nanti. Akan berhadapan dengan PSG yang diperkuat pemain terbaik di dunia pada segala lininya membuat Leipzig dalam posisi yang inferior.
Dalam jumpa pers saat mendarat di Paris, pelatih Leipzig Jesse Marsch mengatakan kemungkinan timnya akan menerjunkan 7 pemain bertahan untuk mengantisipasi serangan Paris Saint-Germain. Dirinya mengatakan adalah suatu pilihan paling realistis untuk menumpuk pemain di pertahanan timnya menghadapi Messi, Mbappe dan Neymar Jr serta Angel Di Maria yang merupakan para penyerang terbaik di dunia saat ini.

Tugas beratpun dibebankan kepada kiper Leipzig, Pete Gulacsi yang akan menjadi tembok terakhir Leipzig mempertahankan gawangnya. Ketimpangan diantara keduanya memang sangat terlihat bila dilihat dari susunan pemainnya. Tidaklah pada tempatnya membandingkan skuad Leipzig dengan skuad mewah PSG. Leipzig kebanyakan diperkuat pemain lokal Jerman sementara PSG bagaikan kelompok sirkus yang diperkuat pemain pemain ajaib dari seluruh dunia.
PSG saat ini memimpin klasemen sementara Grup A Liga Champions dengan mengoleksi empat poin dari dua pertandingan yang telah dilakoni. Sedangkan, RB Leipzig sementara ini menempati posisi juru kunci Grup A usai menelan kekalahan dalam dua pertandingan yang telah dijalani.
Namun bola itu bundar. Apapun bisa terjadi di atas lapangan. Belajar dari hasil pertandingan sebelumnya dimana PSG berhasil ditahan imbang Brugge, maka tak berlebihan bila Leipzig juga berharap dapat mencuri satu poin dalam lawatannya ke Paris dini hari nanti.
(Yp/teamKB)
Fototitle: kompas.com