Jakarta – Juara bertahan La Liga, Atletico Madrid nampaknya akan sulit mempertahankan gelarnya musim ini. Sejak musim 2021/2022 bergulir, Atletico belum pernah merebut puncak klasemen La Liga, pencapaian terbaik adalah posisi ketiga di bawah Real Madrid dan Real Sociedad. Hasil ini jelas membuat pelatih Atletico, Diego Simeone harus putar otak mengembalikan timnya ke jalur kemenangan guna mempertahankan gelar juara yang diraihnya musim lalu.
Dalam pertandingan terakhir dini hari tadi, Atletico dikalahkan tuan rumah Granada dengan skor 2-1 pada laga tunda jornada kesembilan di Stadion Nuevo Los Carmenes, Kamis (23/12) dini hari WIB. Suatu hasil yang sangat mengecewakan, mengingat Granada adalah tim yang relatif lemah dan menjadi penghuni papan bawah klasemen.
Atletico Madrid memulai pertandingan dengan baik, Joao Felix membawa Atletico Madrid unggul sejak menit kedua melalui gol indahnya. Namun skor 1-0 tidak bertahan lama. Granada berhasil mencetak gol penyama kedudukan yang tidak kalah keren. Sepakan jarak jauh winger Darwin Machis menghujam gawang Jan Oblak pada menit ke-17. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, serangan balik cepat Granada berbuah gol kemenangan yang dicetak oleh Jorge Molina pada menit ke-61. Atletico yang berusaha mengejar ketertinggalan selalu kandas di pertahanan rapat Granada. Skor akhir 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.
Dengan hasil ini, Atletico turun di urutan kelima dengan koleksi 29 poin. Mereka tertinggal hingga 17 angka dari pemuncak klasemen sementara, Real Madrid. Sementara Granada naik ke peringkat ke-12 dengan 22 poin. Secara hitugan matematis Atletico masih mungin mengejar ketertinggalan dari pimpinan klasemen, namun secara realita Atletico sudah kehilangan gelar juara yag direbutnya musim lalu.
(Yp/teamKB)
Fototitle: suara.com

Berita lainya
Mbappe Kian Dekat Pecahkan Rekor Ronaldo Di Madrid
Bersinar Di Fulham Samuel Chukwueze Ingin Kembali Ke Milan
Timnas Putri Indonesia Dicukur Thailand 0-8