Jakarta – Bulan Juli diwarai dengan dimulainya Olimpiade Tokyo 2020 yang telah tertunda selama setahun akibat pandemi Covid 19 yang melanda dunia di tahun 2020 yang lalu. Kontingen Indonesia melalui cabang olahraga Akngat Besi berhasil menyumbangkan 1 medali perak dan dua medali perunggu sekaligus menjadi penyumbang medali terbanyak bagi kontingen Indonesia.
Pertarungan Conor McGregor dan Dustin Poirier jilid 3 juag tergelar di bulan Juli ini. Di pertarungan ini McGregor dinyatakan kalah TKO setelah wasit menghentikan pertarungan akibat cedera kaki yang diderita McGregor.
Berikut kaleidoskop olahraga bulan Juli tahun 2021:

10 Juli
Bulan Juli diwarnai duel menarik dari arena MMA. Conor McGregor melakukan duel ulang melawan Dustin Porierier, asal Amerika. Keduanya tampil pada UFC 264 di Las Vegas.Pertarungan itu tak berlangsung positif bagi Conor McGregor. Bintang MMA terkaya di dunia itu kembali menelan kekalahan TKO dari lawannya. Pada pertarungan pertama 24 Januari, ia kalah TKO pada ronde kedua. Pada duel ulangan ini ia kembali kalah TKO dan harus menghentikan perlawanan di ronde pertama, karena mengalami cedera kaki.

24 Juli
Windy Cantika Aisah meraih perunggu. Atlet putri asal Jawa Barat itu membuka pundi medali Indonesia di pesta olahraga dunia itu. Ia menempati posisi ketiga dalam lomba di kelas 49 kilogram, hanya kalah bersaing dari Hou Zhihui (Cina) dan Saikhom Mirabai Chanu (India).
25 Juli
Eko Yuli Irawan meraih perak. Lifter yang berlaga di kelas 61 kilogram ini. Lifter asal Lampung itu hanya kalah dari Li Fabin (Cina) dan mampu mengungguli Igor Son (Kazakhsta). Eko menorehkan catatan apik dengan selalu meraih medali dalam empat olimpiade, dengan dua perak dan dua perunggu. Ia juga menjadi peraih medali terbanyak Indonesia di Olimpiade.
28 Juli
Rahmat Erwin Abdullah merebut perunggu. Lifter kelas 73 kilogram ini awalnya tak diunggulkan. Tapi mampu membuat kejutan dengan merebut perunggu. Angkatannya hanya kalah dari Shi Zhiyong (Cina) dan Jali Mayora (Venezuela).
(Yp/teamKB)
Fototile: teamKB