Jakarta – MotoGP baru saja menyelesaikan serie perdananya dengan mengelar MotoGP Qatar akhir pekan lalu. Sang juara bertahan, Fabio Quartararo hanya mampu finish di urutan ke 19 dari 18 rider yang berhasil menyelesaikan lomba. Hasil ini memang sangat mengecewakan bagi rider Yamaha tersebut. Bahkan Quartararo sempat mengutarakan bahwa dirinya sulit untuk berkembang di musim 2022 ini.
Tentu saja ini mengejutkan banyak pihak, karena ini baru serie pembukaan dan masih ada 20 seri lainnya yang masih sangat mungkin dimenangkan oleh Quartararo. Hal ini juga mengejutkan tim pabrikan Yamaha MOnster yang menjadi timnya. Quartararo dianggap terlalu pesimis untuk eorang juara bertahan. Di musim lalu Quartararo hampir tidak ada lawan dan sudah berhasil menjuarai MotoGP 2021 beberapa seri sebelum musim 2021 usai.

Pesimisnya Quartararo setelah gagal di MotoGP Qatar juga didasari oleh hasil buruk dirinya di Test Pra Musim yang lalu. Dari dua tes Pra musim yang digelar di Sepang dan Mandalika, Quartararo juga gagal mencatatkan catatan waktu yang baik. Dirinya bahkan berada di lima besar rider dengan catatan tes pramusim terbaik 2022.
Hasil kurang maksimal yang didapatkannya membuat Quartararo merasa Yamaha tidak mampu memberikan perkembangan yang berarti pada musim ini.Namun dia memastikan akan selalu berusaha untuk mendapatkan posisi terbaik di setiap balapan.
(Yp/teamKB)
Fototitle: okezone.com