Jakarta – Ada fenomena baru yang menarik di lima kompetisi besar di Eropa musim ini. Tiga dari lima kompetisi itu melahirkan pencetak gol yang usianya sudah tidak muda lagi. Mereka semua sudah berusia lebih dari tiga puluh tahun namun masih menjadi top skorer di level tertinggi sepakbola Eropa. Hanya Mo Salah dan Kylian Mbappe yang masih berusia di bawah tiga puluh tahun yang memimpin top skorer di Liga Primer Inggris dan Ligue One Prancis.
Top skorer La Liga Spanyol saat ini dipegang oleh Karim Benzema (34 tahun), Sementara top skorer Bundesliga masih dipegang oleh Robert Lewandoswki, sedangkan Serie A Italia dipimpin oleh Ciro Immobile (32 tahun). Ketiganya memang sudah menjadi langganan di daftar top skorer di liga masing masing, bahkan Lewandowski dan Immobile memegang rekor sebagai top skorer sepanjang masa di klub mereka masing masing.
Menariknya, ketiga top skorer gaek itu bersaing dengan para striker muda belia yang menduduki posisi runnerup di daftar klasemen sementara hingga saat ini. Raihan gol Robert Lewandowski di Bundesliga dibayangi oleh Christhoper Nkunku (24 tahun) dar Erling Haaland (22 tahun). Sementara Ciro Immobile bersaing ketat oleh Dusan Vlahovich (23 tahun) di Serie A, sedangkan Benzema bersaing dengan rekan satu timnya Vinicius Jr (22 tahun).
Di bawah nama nama di atas, masih ada Olivier Giroud, striker gaek AC Milan yang kembali subur setelah bermain di Serie A, Lalu juga ada Wisssam Ben Yedder yang duduk sebagai runner up top skorer Ligue One Prancis dan Luis Suarez yang masih masuk dalam daftar top skorer La Liga Spanyol. Mereka semua sudah berusia kepala tiga.

Dari statistik ini menunjukkan bahwa tidak selalu usia menjadi batasan bagi seorang striker untuk berprestasi saat ini. Bila di masa lalu, usia produktif para pemain sepakbola mentok di usia 30 tahun, maka di saat ini, masih banyak para pemain sepakbola yang masih aktif dan berprestasi di usai di atas tiga puluh tahun, seperti Lionel Messi dan Christiano Ronaldo yang belum hilang ketajamannya, walaupun sudah tidak sehebat beberapa tahun yang lalu. Bahkan Zlatan Ibrahimovich masih menjadi sitriker utama AC Milan di usianya yang sudah 40 tahun.
Sayangnya alam memang tidak mungkin dilawan dan waktu tidak akan bisa dihentikan. Sebentar lagi mereka pasti akan mengalami kemunduran dan suatu saat akan digantikan oleh para pemain lain yang lebih muda dan juga berbakat. Yang para pemain gaek lakukan adalah bertahan dan tetap menampilkan kemampuan terbaik di penghujung karier panjang mereka di dunia sepakbola.
(bP/teamKB)
Fototitle: besoccer.com

Berita lainya
Alcaraz Targetkan Raih Career Grand Slam Di Tahun 2026
LA Lakers Kalahkan Toronto Raptors
Sean Sharaf “The Smoke”: Mesin KO Baru Divisi Heavyweight UFC