Jakarta – Usai membuktikan dirinya sebagai Raja Lapangan tanah liat dengan menjuarai turnamen Roland Garros 2022 bulan lalu, petenis asal Spanyol, Rafael Nadal langsung fokus untuk memulihkan cedera yang didapatkannya. Nadal memutuskan untuk tidak mengikuti turnamen lain dan hanya fokus menyiapkan dirinya agar dapat tampil maksimal di turnamen bergengsi Wimbledon.
Nadal kembali mengalami cedera pada kakinya saat mengikuti Italia Terbuka 2022 pada Mei lalu. Namun, dia mampu merebut gelar Grand Slam ke-22 di Prancis Terbuka walau memakai penghilang rasa sakit. Cedera yang belum pulih ini menjadi salah satu alasan mengapa veteran berusia 36 tahun itu diragukan bisa tampil di Wimbledon. Namun, pihak manajemen menegaskan Nadal dalam kondisi yang baik untuk menghadapi Grand Slam lapangan rumput itu.

Nadal yang begitu perkasa di atas lapangan tanah liat memang cukup kesulitan saat bertanding di lapangan rumput pada suatu turnamen. Namun, petenis bertangan kidal itu dipastikan kembali menunjukan permainan maksimal pada Wimbledon kali ini. Ini juga untuk mewujudkan ambisinya menambah gelar Grand Slam yang saat ini rekornya masih dipegang olehnya.
Namun sebelumnya, Nadal harus memastikan diri agar cederanya benar benar pulih. Hal ini juga dikuatkan oleh peringatan yang diberikan oleh Lembaga Anti-Doping Internasional yang menyarankan agar Rafael Nadal tidak dianjurkan untuk menggunakan penghilang rasa sakit (painkiller) selama tampil di Grand Slam Wimbledon 2022. Dikatakan bahwa penyuntikan painkiller itu bukanlah tindakan ilegal, tapi hal itu sangat berbahaya untuk kesehatan.
(bP/teamKB)
Fototitle: marca.com