Jakarta – Arsenal harus bersiap lebih keras guna mengahadapi empat kompetisi yang akan diikutinya musim ini. Total, Arsenal akan bersaing di empat kompetisi pada edisi 2022/23, Liga Primer, Liga Europa, Piala FA dan Piala Liga Inggris. Ini akan membawa tantangan tersendiri bagi Arsenal karena akan menghadapi neraka jadwal padat di empat kompetisi tersebut. Terlebih Arsenal relatif lebih santai karena tidak mengikuti kompetisi di level Eropa musim lalu.
Jelang dimulalinya komnmpetisi, Arsenal melakukan laga pramusim untuk memberi kesempatan para pemain barunya beradaptasi dengan gaya bermain Arsenal dan rekan rekan pemain yang terlebih dahulu ada. Arsenal menjalani tur pramusim ke Amerika di musim panas ini sebelum kembali ke London untuk memainkan Emirates Cup.

Arsenal sempat dikabarkan akan memulai pramusim mereka di Jerman, dengan beberapa laga persahabatan dalam agenda. Akan tetapi, yang bisa dikonfirmasi lebih dulu adalah laga kontra rival di Liga Primer Inggris, Everton.Laga tersebut akan dihelat di Baltimore dan akan bertajuk ‘The Charm City Match’, merujuk pada nama stadion yang menyelenggarakan duel ini.
Arsenal kemudian akan bersaing di Florida Cup, yang sekarang dikenal dengan nama FC Series, di mana mereka akan melawan tim MLS, Orlando City, dan rival London, Chelsea. Arsenal kembali ke kandang pada akhir Juli, disambut dengan event tahunan Emirates Cup, di mana anak-anak asuh Arteta akan ambil bagian untuk menghadapi Sevilla.
Tidak hanya para pemain, pelatih Arsenal, Mikel Arteta juga harus jeli merotasi pemainnya agar selalu fit menghadapi laga ketat di semua kompetisi yang diikutinya. Berkaca dari pengalaman sebelumnya yang juga diterapkan oleh tim lain yang juga memounyai jadwal yang padat, biasanya pelatih akan membagi dua klub, satu berfokus di kompetisi domestik (FA Cup, Carabao Cup) sedangkan kedua bermain untuk Liga Primer dan Liga Eropa.
(bP/teamKB)
Fototitle: worldsoccertalk.com

Berita lainya
Indonesia Borong Medali Di Cabor Panjat Tebing SEA Games 2025
Tim Tenis Beregu Putri Sumbang Medali Emas Bagi Indonesia
All Indonesian Final Di Tunggal Putra Bulutangkis