Jakarta – Ajang MotoGP musim 2022 ini dikalim sebagai musim paling sepi bila dilihat dari antusiasime penonton menyaksikan langsung ke Sirkuit tempat lomba diadakan, Bahkan pihak MotoGP menyatakan bahawa k=tingkat kehadiran penonton paling rendah sepanjang sejarah digelarnya MotoGP. Hal ini banyak dikaitkan dengan mundurnya sang icon MotoGP, Valentino Rossi dan absennya The Baby Allien, Marc Marques karena cedera. Kedua rider itu mempunyai basis pendukung dan fans terbesar.
Bila ajang balap motor paling populer seperti MotoGP saja mengalami masa sulit dengan sedikitnya kemampuan mendatangkan penonton, lalu bagaimana dengan nasib ajang Moto2 dan Moto3? KEdua ajang balap motor itu adalah bagian tidak terpisahkan dari MotoGP. Perbedaan kelas di mesim motor menjadi pembeda MotoGP, Moto2 dan Moto3. Namun ketiganya berada di bawah satu manajemen yang sama.

Sudah umum diketahui bahwa Moto2 dan Moto3 hanyalah sekedar tontonan pembukaan jelang lomba MotoGP yang digelar sebagai sajian utama di setiap Seri yang digelar. Bahkan para fans MotoGP tidak semua tahu dan hafa; nama tim dan rider yang berkompetisi di dua ajang tersebut. Apalagi masyarakat umum yang biasanya hanya mengenal para rider MotoGP. Pemberitaan mengenai juara dari setiap seri yang digelar juga tenggelam oleh pemberitaan tentang juara MotoGP.
Melihat hal itu maka muncullah beberapa usulan untuk menghapus Moto2 dan Moto3 karena memang secara tontonan tidak terlalu menarik minat para penggemar lomba balap dan secara finansial tidak terlalu menguntungkan bagi investor. Baik para penonton di sirkuit mauoun pemirsa televisi di rumah hanya menyaksikan lomba MotoGP saja dan sangat jarang mengikuti lomba Moto2 dan Moto3 yang selalu menjadi lomba pembuka sebelum MotoGP dimulai.
Sementara pihak Dorna Sport selaku operator motoGP.Moto2 dan Moto3 tetap berkeras mempertahankan dua ajang tersebut. Mungkin pertimbangan bagi pihak operator adalah singkatnya acara dalam Serie MotoGP bila hanya menampilkan lomba MotoGP yang dimuali dari Free Practice 1 hingga kualifikasi Pole Position, Lomba MotoGP sendiri tidak sampai berlangsung selama satu jam, Sehingga akan sangat sedikit waktu yang dapat ditampilkan. Sedangkan dengan adanya Moto 2 dan Moto3 maka setiap lomba bisa mengahbiskan hingga setengah hari untuk menggelar tiga lomba.
Ini akan berpengaruh pada hak siar yang telah dibeli sangat mahal oleh operator televisi dari Pihak Dorna. Bila waktu penampilan hanya sebentar maka peluang mendatangkan iklan dari menampilkan lomba motor GP akan semakin sedikit. Ini juga membuat para penonton yang hadir langsung di Sirkuit hanya ajan menikmati tontonan Maint Event dalam waktu yang tidak terlalu lama, padahal mereka sudah membayar tiket yang tidak murah.
(bP/timKB)
Sumber foto: bolasport