Jakarta – Usai hasil mengecewakan dan memalukan di ajang Liga Champions dan laga Serie A sebelumnya, Juventus mengusung misi kebangkitan pada lanjutan Serie A 2022/23, melawan tim semenjana, Monza, Minggu (18/9) malam WIB. Namun, alih-alih bangkit, Si Nyonya Tua malah dibikin malu Monza dan memberikan mereka kemenangan pertama pada Serie A musim ini. Hasil ini langsung memicu ramainya tagar AllegriOut di ini masa sosial media, yang menginginkan Juve segera memecat sang pelatih, Allegri.
Tampil di Stadion Brianteo, Juventus yang diunggulkan malah harus tampil dengan sepuluh pemain karena Angel Di Maria kena kartu merah menit ke-40.Tak berdaya apalagi bisa mencetak gol, Juventus malah akhirnya dibobol oleh tuan rumah pada menit ke-74, lewat aksi pemain pengganti, Christian Gytkjaer. Hasil memalukan ini membuat Juventus semakin tertekan, karena baru bisa menang pada dua laga dari tujuh penampilan. Posisi Massimiliano Allegri pun dalam ancaman.

Marco Landucci sebagai asisten pelatih Juventus, mendampingi tim pada pertandingan kontra Monza.Hal ini disebabkan karena Allegri dilarang mendampingi timnya akibat mendapat kartu merah saat laga melawan Salernitsna. Ia mengakui banyak yang harus dievaluasi dari Juventus bila tidak ingin terpuruk lebih dalam lagi.
Hasil ini memang sebuah ironi bagi Juventus yang di awal musim digadang gadanag akan menjadi kandidat peraih scudetto terkuat musim ini. Kedatangan mega bintang seperti Vlahovich, Paul Pogba Dan Angel Di Maria serta Bremer menambah jeyakinan dan kepercayaan diri Juve mengarungi kompetisi Serie A dan Liga Champions musim ini. Namun kenyataanya, Si Nyonya Besar hancur lebur di dua ajang kompetisi tersebut.
(bP/timKB)
Sumber foto: facebook