Jerman Masih Terpuruk Di Dasar Klasemen

Yahya Pahlevy 28/11/2022 3 min read
Jerman Masih Terpuruk Di Dasar Klasemen

Jakarta – Tim spesialis Piala Dunia yang juga raksasa sepakbola, Jerman masih belum beranjak dari dasar kalsemen Grup E setelah hanya mampu meraih satu poin hasil bermain imbang bersama tim favorit Juara, Spanyol. Kedua tim harus puas berbagi poin di laga yang berlangsung di Al Bayt Stadium, Senin (28/11/2022) dini hari WIB. Satu-satunya gol yang diciptakan Spanyol lahir dari kaki Alvaro Morata. Penyerang yang baru masuk di menit ke-54 ini mencetak golnya di menit ke-60. Jerman baru bisa membalas di menit ke-83. Niclas Fullkrug yang juga baru masuk di menit ke-70 menjadi penyelamat wajah Jerman dengan gol yang dicetaknya di menit ke-83.

Hasil imbang ini memastikan persaingan Grup E masih panas. Meskipun, Spanyol masih tetap berada di puncak klasemen dengan empat poin, sedangkan Jerman paling buncit dengan satu poin. Kans kedua tim lolos masih terbuka lebar di laga terakhir. Kedua tim wajib sama-sama mengusung misi wajib menang. HAl ini karena tim lain, yaotu Jepang dan Kosta Rika berada di posisi kedua dan ketiga dengan masing masing mengkoleksi 3 poin hasil dari sekali menang.

Kedua tim memulai laga dengan coba menerapkan umpan-umpan pendek dalam menyerang. Banyak pemain dilibatkan untuk memprogresi bola ke depan. Spanyol lebih dulu memetik keuntungan dengan permainan tersebut. Kombinasi Pedri, Gavi, dan Marco Asensio di sisi kiri memudahkan Dani Olmo menciptakan peluang. Tendangan dari luar kotak penaltinya bisa diantisipasi kiper Neuer di menit ke-7. Upaya Jerman untuk gantian menguasai bola dipersulit oleh sistem pressing Spanyol yang kolektif. Jerman akhirnya mengubah pendekatannya dalam bermain dengan mengandalkan serangan balik cepat.

Foto: facebook

Namun, tembakan pertama Jerman justru lahir dari salah umpan kiper Simon. Bola buangan dari Simon, malah mengarah ke kaki Serge Gnabry di ujung kotak penalti. Gnabry sempat mengecoh satu pemain dulu sampai akhirnya melepas tembakan mendatar yang masih menyamping. Jerman kemudian menghentak di menit ke-40. Berawal dari situasi tendangan bebas, Antonio Rudiger sukses menyundul bol dan bersarang ke gawang Spanyol. Usai selebrasi, gol tersebut justru dianulir gara-gara offside. Sampai babak pertama selesai, tidak ada lagi peluang berbahaya. Kedua tim sulit dalam menerobos masuk ke jantung pertahanan lawan. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Spanyol tetap dominan dengan penguasaan bola, tetapi Jerman kesulitan menguasai bola. Bahkan jika bukan karena salah umpan dari Simon, tendangan pertama tidak akan muncul di menit ke-54. Ya, di menit tersebut Jerman mendapatkan peluang dari tendangan Joshua Kimmich di ujung kotak penalti akibat kesalahan umpan Simon. Simon membayar kesalahannya dengan menepis tendangan Kimmich. Serangan Spanyol akhirnya menjadi gol di menit ke-62. Proses golnya simpel. Bola diarahkan ke sebelah kiri tempat Alba overlap. Tanpa banyak gocekan, umpan silang datar dilepaskan. Morata kemudian menyelinap di antara penjagaan Sule dan dalam sekali sentuhan, menyambut umpan itu untuk dikonversi jadi gol.

Proses yang sama terulang di menit ke-66. Kali ini Gavi melakukan dummy run yang saat menerima umpan silang datar Alba. Bola kemudian tiba di kaki Asensio dan dieksekusi dengan satu tendangan yang masih melambung. Jerman akhirnya punya peluang terbaik di menit ke-74. Jamal Musiala berlari sendirian di sisi kanan. Ia masuk ke kotak penalti dan melakukan tendangan dari jarak yang cukup. Akan tetapi tendangan tersebut bisa dihalau Simon. Jerman akhirnya memecah kebuntuan, sekaligus menyamakan kedudukan di menit ke-83. Berawal dari gerakan Musiala, Fullkrug menerima bola di dalam kotak penalti dan melepas tendangan keras ke pojok atas gawang Spanyol. Tidak ada gol tambahan tercipta, skor 1-1 menjadi hasil akhir laga Big Match penyisihan grup Piala Dunia 2022 ini.

(Yp.timKB)

Sumber foto: facebook

Berita Lainnya

Loading next article...