Coach Djanur Jadi Korban Kerasnya Liga 1 Indonesia

Bambang Parikesit 07/01/2023 1 min read
Coach Djanur Jadi Korban Kerasnya Liga 1 Indonesia

Jakarta – Pelatih Persikabo Djajang Nurjaman menjadi korban dari kerasnya persaingan di Liga 1 Indonesia setelah klub Persikabo 1973 dikabarkan mengakhiri kerja sama dengan pelatihnya, Djajang Nurjaman atau biasa disapa Coach Djanur pada Selasa, 3 Januari 2023. Kabar keluarnya Djajang Nurjaman tersebut disampaikan melalui salah satu unggahan di akun Instagram milik Persikabo 1973.

Dengan kepastian tersebut, Coach Djanur tidak lagi menangani Persikabo 1973 pada putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023. Ia ditunjuk jadi pelatih Persikabo 1973 sejak bergulirnya putaran pertama BRI Liga 1 2022/2023. Ia menggantikan posisi pelatih Liestiadi yang kontraknya tidak diperpanjang. Saat itu, pihak klub Persikabo 1973 melihat sosoknya sebagai pelatih yang akan membawa Laskar Padjajaran berjaya pada putaran pertama BRI Liga 1.

Foto: facebook

Performa coach Djanur dalam melatih Persikabo tidaklah buruk, mengingat selama diarsitekinya, Persikabo 1973 tampil cukup baik. Meski begitu, di bawah asuhan Coach Djanur, Persikabo 1973 masih bisa menembus klasemen posisi ke-10 pada putaran pertama BRI Liga 1 2022/2023. Sejauh ini, pihak management belum membeberkan secara detail penyebab Persikabo 1973 mengakhiri kerja sama dengannya jelang putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023

Dipecatnya coach Djanur menambah panjang daftar pelatih yang telah dipecat sepanjang paruh pertama Liga 1 Indonesia musim 2022/2023. Sebelumnya ada beberapa pelatih yang juga dipecat karena dianggap gagal memenuhi target yang diberikan klub pada mereka. Para pelatih itu adalah:

Roberts Alberts (Persib Bandung)

Javier Roca (Persik Kediri)

Jacksen Tiago (Persis Solo)

Sergio Alexendre (PSIS Semarang)

Dejan Antonic (Barito Putera)

Eduardo Almeida (Arema FC)

Milomir Selslija (Borneo FC)

(bP/timKB)

Sumber foto: pikiran-rakyat.com

 

 

 

Loading next article...