Jakarta – Mempunyai target juara di musim 2023, tim Scuderia Ferrari meluncurkan mobil SF-23 yang akan digunakan mengarungi Formula 1 2023. Pabrikan Maranello itu bertekad memutus puasa gelar juara di musim ini. Pada musim lalu, Ferrari sempat tampil mengesankan di awal musim, namun seiring waktu, satu per satu hambatan hadir mengganggu laju tim, mulai dari masalah reliabilitas mobil hingga strategi tim yang buruk. Akibatnya pun fatal.
Mereka hanya menempati posisi kedua klasemen akhir konstruktor musim lalu dengan 4 kemenangan dari 22 balapan, meski meraih 12 pole position. Hasil itu jauh tertinggal dari Red Bull Racing yang meraup 17 kemenangan. Menatap musim baru, Ferrari mencoba memperbaiki aerodinamika mobil serta ketahanan mesin. SF-23 diharapkan bisa menjadi peningkatan tahap selanjutnya dari Ferrari F1-75 yang dipakai musim lalu.

Peningkatan performa adalah dari segi aerodinamika, kami meningkatkan downforce vertikal agar bisa beradaptasi dengan aturan aero yang baru serta mencapai karakteristik keseimbangan yang diinginkan. Suspensi juga didesain ulang untuk mendukung aerodinamika dan meningkatkan rentang penyesuaian yang dapat dilakukan mobil selama di trek. Perubahan radikal tidak diperkenankan karena Formula 1 telah mentapkan bagian mana saja yang bisa dimodifikasi dan wajib untuk dilaporkan, sebelum diluncurkan secara resmi.
Bos baru Ferrari, Fred Vasseur tak ragu menyebut bahwa musim ini, timnya memasang target menjadi juara. Itu merupakan tahap berikutnya dari apa yang sudah dicapai musim lalu.F1 2023 akan memulai tes pramusim pada 23-25 Februari mendatang di Sakhir, Bahrain. Seri pembuka musim ini juga akan digelar di sana pada 3-5 Maret 2023 mendatang.
(bP/timKB)
Sumber foto: planetf1.com