Jakarta – Arsenal mematahkan perkiraan musim ini setelah berlari sebagai kandidat juara Premier League. Klub London utara itu belum pernah bersaing untuk menjadi juara Liga Primer Inggris selama hampir dua dasawarsa, atau sejak terakhir juara pada 2003/2004. Bahkan dalam enam musim terakhir, mereka selalu gagal untuk sekadar finish empat besar. Pada awal musim ini Arsenal diprediksi hanya akan bersaing untuk zona Liga Champions tersebut, namun ternyata tampil mengejutkan.
Saat ini tim besutan Mikel Arteta itu tengah memimpin klasemen Premier League dengan 69 poin dari 28 laga. Mereka delapan poin di depan Manchester City yang menghuni urutan kedua dengan 27 kali bertanding. Sempat pula diragukan bisa menangani tekanan persaingan gelar, tapi Bukayo Saka dkk pelan-pelan membuktikan mereka punya mentalitas kuat. Comeback-comeback dramatis melawan Aston Villa dan Bournemouth menyuntikkan keyakinan lebih besar buat Arsenal.

Dengan selisih poin dengan Manchester City dan tersisa 10 laga lagi di Liga Primer Inggris, maka yang diperlukan Arsenal saat ini hanyalah bermain konsisten dan tidak boleh terpeleset dengan meraih hasil imbang apalagi kalah dari lawan lawannya. Apalagi Arsenal masih akan menghadapi lawan lawan berat yang dalam beberapa musim terakhir menguasai Liga Iinggris. The Gunners masih akan bertemu dengan Liverpool, Chelsea dan sang juara bertahan sekaligus rival terdekatnya, Manchester City.
Arsenal sudah punya jadwal yang pasti untuk mengarungi sisa-sisa laga tersebut.
Arsenal vs Leeds 1 April
Liverpool vs Arsenal 9 April
West Ham vs Arsenal 16 April
Arsenal vs Southampton 22 April
Manchester City vs Arsenal 27 April
Arsenal vs Chelsea 29 April
Newcastle vs Arsenal 6 Mei
Arsenal vs Brighton 13 Mei
Nottingham vs Arsenal 20 Mei
(bP/timKB)
Sumber foto: eurosport.com