Profil Petarung UFC: Brad Tavares

Piter Rudai 17/04/2023 2 min read
Profil Petarung UFC: Brad Tavares

Jakarta – UFC kembali menggelar laga bertajuk UFC Fight Night: Pavlovich vs. Blaydes yang akan dipertandingkan pada 23 April 2023 di UFC APEX, Las Vegas, Amerika Serikat. Satu dari rangkaian laga akan mempertemukan Brad Tavares vs Bruno Silva di kelas Middleweight. Berikut adalah profil petarung yang akan bertanding.

Brad Tavares adalah seorang petarung mixed martial arts (MMA) asal Hawaii, Amerika Serikat, yang mempertarungkan dirinya di kelas Middleweight. Tavares lahir pada tanggal 21 Desember 1987 di Kailua, Hawaii, dan memulai karir profesionalnya sebagai petarung pada tahun 2007.

Tavares telah mencatatkan rekor 19 kemenangan dan 8 kekalahan selama karir profesionalnya di MMA. Ia dikenal sebagai petarung yang mempunyai gaya permainan yang beragam dan dapat menyesuaikan diri dengan berbagai situasi di dalam arena pertarungan.

Foto: mmamania.com

Keberhasilan Tavares di dunia MMA tercermin dari sejumlah kejuaraan dan penghargaan yang ia peroleh selama karirnya. Beberapa di antaranya adalah:

  • Most decision wins in UFC Middleweight division history
  • Most decision bouts in UFC Middleweight division history
  • Second most wins in UFC middleweight history (seri dengan Anderson Silva dan Derek Brunson)
  • Most unanimous decision wins in UFC Middleweight division history
  • Most split decision wins in UFC Middleweight division history (seri dengan Krzysztof Jotko)
  • Fourth highest decision wins per win percentage in UFC history

Kesuksesan Tavares dalam memenangkan keputusan hakim di atas ring memperlihatkan kemampuannya dalam mengendalikan tempo pertandingan dan mengambil keputusan yang tepat di dalam arena pertarungan. Selain itu, Tavares juga mempunyai kemampuan dalam menjaga jarak dan memanfaatkan teknik striking untuk mengalahkan lawannya.

Pada awal karir profesionalnya, Tavares mengalahkan Thomas Sedano pada acara MMAC: Conflict: The Beginning pada tanggal 29 Juni 2007. Tavares terus mengasah kemampuan dan kemudian memenangkan sejumlah kejuaraan seperti Duel for Domination Middleweight Championship dan Destiny MMA Middleweight Championship.

Namun, pada pertandingan terakhirnya di acara UFC 276 tanggal 2 Juli 2022, Tavares harus menerima kekalahan dari Dricus du Plessis. Meskipun begitu, Tavares tetap menjadi salah satu petarung MMA yang disegani dan dihormati di dunia pertarungan profesional.

Selama karirnya di MMA, Tavares terbukti sebagai salah satu petarung yang konsisten dan tangguh. Ia terus mengasah kemampuannya dalam berbagai teknik pertarungan dan tetap mempertahankan gaya permainannya yang beragam. Prestasi dan keberhasilannya dalam memenangkan keputusan hakim di atas ring merupakan bukti bahwa Tavares adalah petarung yang taktis dan dapat memanfaatkan kelemahan lawannya untuk memenangkan pertarungan. Meskipun harus merasakan kekalahan pada pertandingan terakhirnya, Tavares tetap menjadi sosok yang dihormati di dunia MMA.

(PR/timKB)

Sumber foto: espn

Loading next article...