George Foreman, Sang Raksasa Yang Ditaklukkan Muhammad Ali Di Laga Rumble In The Jungle

Eva Amelia 15/05/2023 3 min read
George Foreman, Sang Raksasa Yang Ditaklukkan Muhammad Ali Di Laga Rumble In The Jungle

Jakarta – George Foreman atau dikenal dengan julukan “Big George” adalah legenda tinju kelas berat yang terkenal di seluruh dunia. Ia lahir pada 10 Januari 1949 di Marshall, Texas, Amerika Serikat dan mengalami masa-masa sulit sebagai seorang remaja. Foreman seringkali terlibat dalam masalah dengan hukum, putus sekolah pada usia 15 tahun dan terlibat dalam perkelahian jalanan serta bentrokan geng. Di saat inilah dia bergabung dengan ‘Job Corps’ dan pindah ke California untuk berlatih tinju.

Foreman memulai kariernya di dunia tinju profesional pada tahun 1969. Ia mengikuti pertandingan tinju pro pertamanya melawan Don Walheim di New York City dan memenangkan pertandingan dengan KO di ronde ke 3. Foreman kemudian menunjukkan bakatnya yang luar biasa dalam dunia tinju dengan memenangkan 13 pertandingan dalam satu tahun pada 1969 dan terus memenangkan pertandingan tinju pada tahun 1970 dengan mengalahkan total 11 orang.

Pada tahun 1974, Foreman bertanding melawan petinju kelas berat terkenal Ken Norton yang terkenal karena pernah mematahkan rahang Muhammad Ali. Foreman mampu mengalahkan Norton pada ronde kedua. Namun, pada musim panas tahun yang sama, Foreman mengalami kekalahan pertamanya dalam pertandingan tinju melawan Muhammad Ali di Kongo. Pertandingan ini dikenal dengan “Rumble in the Jungle” dan menjadi salah satu pertandingan tinju terbesar sepanjang masa.

Foto: goggle

Setelah kalah dari Jimmy Young pada tahun 1977, Foreman memutuskan untuk mengabdikan dirinya sebagai pendeta dan berhenti bertanding. Namun, Foreman kembali ke dunia tinju pada tahun 1987 setelah pensiun selama 20 tahun. Ia memenangkan pertandingan melawan Steve Zouski pada usia 38 tahun untuk membuktikan bahwa usia bukanlah faktor yang menentukan kesuksesan atau kegagalan seseorang.

Pada tahun 1994, Foreman kembali ke puncak ketenaran dengan mengalahkan Michael Moorer di Las Vegas dan menjadi juara dunia. Foreman memenangkan World Boxing Association dan International Boxing Federation, gelar yang sebelumnya hilang saat ia dikalahkan oleh Muhammad Ali 20 tahun yang lalu. Kemenangan ini menempatkan Foreman sebagai petinju tertua yang pernah memenangkan gelar tinju kelas berat.

Foreman kemudian mengalami kekalahan dari juara WBC, Lennox Lewis pada tahun 1997 dan memutuskan untuk pensiun selamanya pada usia 48 tahun. Meskipun Foreman telah pensiun, ia tetap dikenang sebagai salah satu legenda tinju kelas berat yang terbesar dalam sejarah olahraga tinju.

Dalam karirnya, Foreman mencatatkan rekor tinju profesional sebanyak 76 kali menang dan 5 kali kalah. Ia terkenal dengan pukulannya yang keras dan mampu merobohkan lawannya dalam waktu singkat. Foreman juga memiliki reputasi sebagai petinju yang sangat kuat, tahan banting dan berwibawa di atas ring.

Meski Foreman pensiun dari dunia tinju, namanya tetap diingat sebagai salah satu petinju terbaik sepanjang masa. Ia juga dikenal sebagai sosok yang inspiratif karena berhasil mencapai banyak hal di usia yang relatif tua, dan menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk mencapai kesuksesan.

Foto: sportingnews.com

Selain di dunia tinju, Foreman juga terkenal karena usahanya di luar ring. Ia memiliki bisnis penggilingan daging yang sukses dan bahkan pernah memiliki acara masak di televisi. Ia juga dikenal sebagai pendeta dan sering memberikan ceramah tentang agama dan kesuksesan di berbagai kesempatan.

Foreman juga aktif dalam kegiatan sosial dan amal. Ia mendirikan George Foreman Youth Center pada tahun 1983, yang untuk memberikan anak-anak gym yang aman untuk menghindari masalah.

Foreman adalah anggota World Boxing Hall of Fame dan International Boxing Hall of Fame. Foreman juga adalah petinju kelas berat kedelapan terbesar sepanjang masa oleh International Boxing Research Organization. Majalah The Ring menempatkannya sebagai salah satu dari 25 petinju teratas dari 80 tahun terakhir pada tahun 2002.

George Foreman adalah seorang petinju legendaris yang telah menginspirasi banyak orang dengan perjalanan karirnya. Ia menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan, dan bahwa dengan kerja keras dan tekad yang kuat, seseorang dapat mencapai impian apapun yang diinginkan. Melalui keterlibatannya dalam kegiatan sosial dan amal, Foreman juga telah memberikan dampak positif yang besar bagi banyak orang.

(EA/timKB)

Sumber foto: fightgamemedia.com

Berita Lainnya

Loading next article...