Jakarta – Inter Milan keluar sebagai juara Coppa Italia musim ini setelah mengalahkan Fiorentina di partai final, Kamis (25/5) dini hari WIB. Bermain di Stadio Olimpico, Nerazzurri menang dengan skor 2-1. Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Nicolas Gonzale saat laga baru berjalan tiga menit, pasukan Simone Inzaghi akhirnya berhasil bangkit dan mencetak dua gol balasan lewat aksi Lautaro Martinez (29′, 37′). Ini merupakan gelar Coppa Italia kedua secara berturut-turut bagi Inter, setelah mereka juga memenangkan kompetisi tersebut musim lalu usai menaklukan Juventus di partai puncak. Secara total Nerazzurri telah berhasil memenangkan sembilan Coppa Italia.
Kejutan dihadirkan Fiorentina di menit ke-3. Pertahanan Inter tampak tidak siap dengan serangan yang dibangun La Viola. Umpan silang mendatar yang sederhana dari Jonathan Ikone disambar dengan mudah oleh Nicolas Gonzalez tanpa kawalan. Gol cepat membuat Inter sedikit panik. Organisasi serangan Inter kacau dan pertahanan Nerazzurri jadi lebih mudah ditembus. Untungnya tidak ada gol yang tercipta lagi selama tertekan.

Sampai kemudian, Inter berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-29. Lautaro Martinez lolos dari jebakan offside Fiorentina dan mengeksekusi tembakan dari sudut sempit. 1-1. Game On! Lautaro kembali jadi aktor utama bagi Inter. Penyerang asal Argentina ini memaksimalkan umpan silang dari Nicolas Barella dengan tendangan voli. Inter berbalik unggul di menit ke-37. Inter menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Memasuki babak kedua, laga berjalan semakin ketat. Inter baru bisa punya peluang yang lumayan berbahaya di menit ke-67. Romelu Lukaku menahan bola dengan baik dan melepas tembakan dengan kaki kirinya dari luar kotak penalti. Tembakannya ditahan kiper Terracciano tanpa ada bantuan dari rekan-rekannya. Setelah terus mencoba menyerang, Fiorentina akhirnya punya tembakan on target. Nicolas Gonzalez (72’) memaksa kiper Handanovic melakukan penyelamatan dengan tembakan kerasnya. Dua menit kemudian, Cristiano Biraghi mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti yang ternyata masih melambung sedikit di atas gawang Inter.
15 menit terakhir menjadi momen seru. Inter dan Fiorentina saling balas menyerang. Masing-masing tim punya peluang emas untuk mencetak gol, tetapi tidak ada yang berbuah jadi gol. Fiorentina nyaris mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-79. Luka Jovic yang mengecoh satu pemain Inter sukses melepas tembakan dari jarak dekat. Handanovic mencegah gol tersebut dengan melakukan penyelamatan. Tidak ada gol tambahan, Inter meraih gelar juara Coppa Italia dengan skor ketat 2-1.
(Yp/timKB)
Sumber foto: facebook