Jakarta – Timnas Brasil menang 4-1 atas Guinea di laga FIFA Matchday pada Minggu (18/6/2023) dini hari WIB. Laga yang dilangsungkan di Stadion Cornella-El Prat, Spanyol tersebut, menjadi spesial untuk Tim Samba karena untuk pertama kalinya dalam sejarah, Brasil mengenakan jersey hitam. Jersey hitam tersebut dipakai sebagai kampanye Timnas Brasil dalam memerangi rasisme, terutama di sepakbola.
Laga dimulai dengan tempo sedang. Kedua tim sama-sama berhati-hati dalam membangun serangan mereka. Perlahan tapi pasti, Brasil mulai mendikte tempo permainan. Anak asuh Ramon Menezes itu mendominasi penguasaan bola dan beberapa kali melepas ancaman. Setelah melakukan sejumlah percobaan, Brasil mencetak gol di 28. Berawal dari kemelut di depan gawang Guinea, Kone mencoba untuk menghalau bola namun bola malah mengarah ke tiang dekat dan ada Joelinton di sana. Sang ge;andang langsung menyontek bola ke gawang sehingga Brasil unggul 1-0.

Timnas Brasil tidak perlu waktu lama untuk mencetak gol kedua. Sekitar tiga menit pasca gol Joelinton, Rodrygo melakukan aksi individu di sisi kanan, lalu masuk ke kotak penalti sebelum melepas tendangan keras yang menghujam gawang Guinea. Skor berubah menjadi 2-0. Guinea sendiri langsung bereaksi atas gol kedua Brasil itu. Mereka berhasil mencetak gol enam menit berselang setelah umpan silang Issiaga Sylla disambut tandukan akurat Serhou Guirassy yang berada di kotak penalti dan bola masuk ke gawang Brasil. Skor berubah menjadi 2-1 masih untuk keunggulan Brasil. Skor 2-1 untuk Brasil bertahan hingga jeda.
Babak kedua baru saja dimulai, gawang Guinea kembali bobol. Berawal dari umpan silang Paqueta dari sisi kanan berhasil ditanduk dengan sempurna oleh Eder Militao yang berada di kotak penalti. Brasil unggul 3-1 atas Guiena. Brasil nyaris mencetak gol keempat sekitar 10 menit berselang. Namun sayang tembakan keras Richarlison berhasil dipatahkan oleh Kone. Meski tertinggal dua gol, Guienea tidak menyerah begitu saja. Ketika mereka mendapatkan kesempatan melakukan serangan balik, mereka kerap memaksimalkan situasi tersebut.
Di menit ke-76, Ederson dipaksa membuat dua penyelamatan gemilang untuk menghentikan tembakan keras Cisse dari luar kotak penalti dan tembakan rebound dari Kante di dalam kotak penalti. Dua menit jelang bubaran, petaka datang bagi Guinea setelah Sylla menjatuhkan Malcolm di kotak terlarang sehingga wasit menunjuk titik putih. Vinicius yang dipercaya jadi algojo melakukan tugasnya dengan baik, sehingga skor berubah menjadi 4-1, di mana skor ini bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
(Yp/timKB).
Sumber foto: kompas.com