Smilla “The Hurricane” Sundell: Juara One Championship Termuda

Piter Rudai 22/06/2023 3 min read
Smilla “The Hurricane” Sundell: Juara One Championship Termuda

Jakarta – Muay Thai dan kickboxing telah lama menjadi olahraga bertarung yang populer di dunia. Dalam setiap pertandingan, kita dapat melihat keindahan gerakan, kekuatan, dan strategi yang dilakukan oleh para atlet yang terampil. Salah satu nama yang menjadi sorotan dalam dunia Muay Thai dan kickboxing adalah Smilla Sundell, atau yang lebih dikenal dengan julukan “The Hurricane“. Lahir pada 12 November 2004 di Sunbyberg, Swedia, Sundell telah mencatat prestasi yang mengesankan dalam karirnya yang masih relatif muda.

Smilla Sundell bertarung di kelas straweight dan telah menunjukkan keahliannya dalam gaya bertarung Muay Thai. Dengan rekor 34 kemenangan, 5 kekalahan, dan 1 seri, ia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu praktisi terbaik di dunia dalam kategori beratnya. Bahkan pada April 2023, ia menduduki peringkat kedua sebagai praktisi Muay Thai kelas bulu wanita di dunia menurut WBC Muaythai. Ini menunjukkan betapa berbakatnya Sundell dalam menguasai seni bela diri tersebut.

Perjalanan Smilla Sundell dalam dunia bela diri dimulai pada usia yang sangat muda. Sejak berusia lima tahun, dia mulai berlatih karate untuk membela diri. Namun, saat berusia 10 atau 11 tahun, saat sedang berlibur di Thailand, dia jatuh cinta pada Muay Thai. Itulah awal dari perjalanan yang luar biasa dalam dunia Muay Thai dan kickboxing.

Bersama adik perempuannya, Smilla Sundell bergabung dengan sasana Yodyut Muay Thai, di mana mereka mulai melatih dan mengasah kemampuan mereka dalam seni bela diri tersebut. Dalam prosesnya, Sundell menjadi semakin terampil dan berhasil mencatatkan kemenangan yang mengesankan. Dia berhasil mengalahkan lawan-lawan tangguh seperti Sawsing Sor Sopit, Ponpan Por. Muengpetch, dan bahkan petarung pria Bongsak Sitpholek.

Foto: onechampionship.com

Prestasi Smilla Sundell semakin memuncak ketika ia resmi bergabung dengan ONE Championship pada tahun 2021. Debutnya bersama ONE Championship terjadi pada ajang ONE: Full Circle pada 25 Februari 2022. Dalam pertandingan tersebut, Sundell berhadapan dengan Diandra Martin dari Australia. Dia berhasil memenangkan pertarungan dengan TKO di ronde ketiga, menunjukkan kekuatan dan keterampilannya dalam Muay Thai.

Pencapaian yang paling mengesankan datang pada ONE 156 pada 22 April 2022, di mana Sundell menantang Jackie Buntan untuk Kejuaraan Dunia ONE Women’s Strawweight Muay Thai perdana. Pertandingan tersebut menjadi sejarah, karena Sundell keluar sebagai pemenang dengan keputusan bulat. Kemenangan ini tidak hanya menjadikannya juara dunia termuda dalam sejarah ONE Championship, tetapi juga memperkuat reputasinya sebagai salah satu petarung Muay Thai terbaik di dunia.

Namun, keahlian Sundell tidak berhenti di Muay Thai. Pada 26 Mei 2023, dia melakukan debutnya dalam kickboxing di ajang ONE Friday Fights 18. Di pertandingan tersebut, dia berhadapan dengan Milana Bjelogrlić dan berhasil memenangkan pertarungan dengan keputusan bulat. Ini menunjukkan fleksibilitas dan kemampuannya untuk beradaptasi dalam variasi gaya bertarung.

Prestasi-prestasi gemilang yang diraih oleh Smilla Sundell dalam karirnya tidak luput dari pengakuan. Ia telah menerima beberapa penghargaan yang menghargai bakat dan dedikasinya dalam dunia Muay Thai dan kickboxing. Diantaranya adalah ONE Women’s Strawweight Muay Thai World Championship yang telah ia pertahankan, gelar ONE Super Series Female Fighter of the Year 2022, serta penghargaan Performance of the Night sebanyak satu kali dalam pertarungannya melawan Jackie Buntan.

Smilla Sundell, atau “The Hurricane” seperti julukannya, telah membuktikan dirinya sebagai salah satu atlet terbaik di dunia dalam Muay Thai dan kickboxing. Dengan usia yang masih muda, Sundell memiliki potensi besar untuk terus mengukir sejarah dan menginspirasi generasi muda di bidang seni bela diri. Dengan gaya bertarung yang memukau, rekor yang mengesankan, dan kejuaraan dunia yang diraihnya, Sundell adalah contoh nyata dari dedikasi, ketekunan, dan semangat juang yang luar biasa dalam mencapai kesuksesan dalam dunia bela diri.

(PR/timKB).

Sumber foto: frontkick.online

Loading next article...