Jakarta – Juara bertahan Liga 1 Indonesia musim lalu, PSM Makassar harus puas hanya meraih satu poin dari kandang Bhayangkara FC. Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat,PSM berhasil diimbangi Bhayangkara FC dengan skor imbang tanpa gol. Pertandingan berlangsung sengit selama 90 menit laga berjalan. Namun, kedua tim yang sama-sama memiliki pertahanan kuat kesulitan untuk mencetak gol dan membuat laga berakhir 0-0.
Kedua tim bermain cukup sengit sejak babak pertama dimulai. Bhayangkara yang bermain di hadapan publiknya sendiri, tampil agak sedikit lebih menyerang guna menjebol gawang PSM Makassar. Kendati begitu, lini pertahanan Juku Eja – julukan PSM Makassar – cukup solid sehingga sulit untuk ditembus oleh para pemain Bhayangkara. PSM Makassar bukan tanpa perlawanan karena mereka kerap kali menebar ancaman lewat serangan balik kendati masih belum efektif.

Di menit ke-34, Bhayangkara mendapatkan peluang emas lewat tendangan Dendy Sulistyawan yang masih melenceng tipis. Padahal, Dendy sudah dalam berada posisi yang sangat terbuka karena berhadapan satu lawan satu dengan kiper PSM Makassar, Reza Pratama. Pertandingan masih berjalan cukup sengit. Kedua kesebelasan masih saling jual beli serangan guna mencetak gol keunggulannya. Namun sampai peluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta. Bhayangkara dan PSM Makassar masih bermain imbang 0-0.
Memasuki babak kedua, kedua kesebelasan tidak menurunkan tempo permainannya sama sekali. Bahkan The Guardian nyaris saja membuka keran golnya lewat tendangan Crislan Henrique di menit ke-52 yang masih bisa dimentahkan oleh kiper PSM Makassar. Petaka harus didapat PSM Makassar karena Wiljan Pluim melanggar Crislan di kotak penalti pada penghujung babak kedua atau tepatnya menit ke-87. Namun sangat disayangkan, Mati Mier yang menjadi algojo gagal memanfaatkan peluang emas tersebut. hasilnya, kedua kesebelasan harus puas bermain imbang 0-0.
Dengan hasil imbang itu, Bhayangkara merebut poin perdana di musim ini. Sayangnya satu poin itu tetap membuat Bhayangkara terjerembab di peringkat terbawah klasemen Liga 1 2023-2024. Sementara Juku Eja kini menempati posisi keenam dengan koleksi 8 poin.
(bP/timKB).
Sumber foto: twitter