Jakarta – Tim terbaik Eropa, peraih treble musim lalu, Manchester City harus mengakui kekalahan untuk kedua kali secara beruntun dalam satu pekan terakhir ini. Kekalahan pertama musim ini datang saat mereka disingkirkan Newcastle United di ajang Carabao Cup dengan skor 1-0. Sementara di lanjutan laga Liga Primer Inggris mereka kembali takluk dari Wolverhampton dengan skor 1-2. Dua kekalahan ini menjadikan City kembali membumi dan membuat para rivalnya bersemangat karena sang juara bertahan ternyata mampu dikalahkan.
Kekalahan ini tidak menggoyahkan City dari puncak klasemen sementara Liga Inggris. Hasil itu dikarenakan Liverpool yang berada di runner up gagal menyalip usai ditumbangkan Tottenham Hotspurs 2-1. City tidak bisa didampingi manajer Pep Guardiola pada pertandingan ini, karena menjalani sanksi akumulasi tiga kartu kuning yang dia dapat di laga melawan Burnley, Nottingham Forest, dan Newcastle United.
Wolves bertahan dengan cukup solid pada babak pertama. Craig Dawson tampil cukup menonjol pada awal laga. Bahkan, Wolves unggul 1-0 menit ke-13 ketika Ruben Dias membuat gol bunuh diri. Ketika babak pertama usai, Wolves gagal bikin shots on target akan tetapi bisa cetak gol. Sedangkan, City mampu melepas 13 shots. Hanya saja, hanya dua yang tepat sasaran dan mereka gagal mendapat gol. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, penampilan City lebih membaik. Hasilnya, City akhirnya bisa menyamakan skor pada menit ke-58. Julian Alvarez mencatatkan namanya di papan skor. Namun, Wolves tidak ingin terintimidasi dengan upaya comeback City. Pada menit ke-66, Wolves kembali unggul. Hwang Hee-Chan membobol gawang Ederson usai menerima umpan dari Matheus Cunha. Ini adalah kombinasi gol dua eks pemain RB Leipzig.
City melakukan segala upaya menyerang setelah tertinggal 1-2. Tambahan waktu pun diberikan wasit dengan durasi enam menit. Akan tetapi, hingga laga usai, City gagal mendapatkan gol kedua dan harus menerima kekalahan kedua dalam musim ini.
(Yp/timKB).
Sumber foto: marca.com
