Jakarta – Seperti telah banyak diperkirakan sebelumnya, Lionel Messi yang difavoritkan untuk meraih Ballon D’Or menjelang seremoni di Paris, dan dia pada akhirnya dianugerahi penghargaan tersebut oleh legenda Chelsea Didier Drogba pada Senin (30/10). Pemain berusia 36 tahun itu mengungguli Erling Haaland dari Manchester City yang finis di urutan kedua dan Kylian Mbappe dari Paris Saint-Germain di posisi ketiga.
Ini adalah kedelapan kalinya Messi dinobatkan sebagai pemain pria terbaik di dunia. Keberhasilannya sebagai kapten timnas Argentina yang berhasil meraih Piala Dunia 2022 menjadi prestasi tak terbantahkan dan mengalahkan pencapaian kandidat yang lainnya yang secara angka gol dan assist yang ciptakan jauh lebih baik dibandingkan Messi.
Kapten Argentina itu mencetak gol di setiap pertandingan babak sistem gugur dalam perjalanan La Albiceleste mengakhiri penantian mereka untuk meraih Piala Dunia yang terakhir direbutnya tahun 1986 yang lalu.. Di level klub, Messi membantu Paris Saint-Germain mengamankan gelar Ligue 1 dengan mencatatkan 16 gol dan 16 assist.
Sebelum malam penganugerahan digelar, debat Ballon d’Or tahun ini didominasi oleh Messi dan Haaland. Pemain Norwegia itu mencetak 52 gol untuk Man City musim lalu, memainkan peran penting saat tim Pep Guardiola meraih treble bersejarah. Pencapaian Haaland ini jelas jauh lebih baik dibanding apa yang diraih Messi untuk mantan klubnya Paris Saint Germain.
Namun semua sudah berakhir, Messi lalu menyebut dua junior yang menjadi rival terkuatnya meraih Ballon d’Or, Erling Haaland dan Kylian Mbappe:
“Haaland dan Mbappe akan memenangkan Ballon d’Or suatu hari nanti,” katanya dalam pidato penerimaannya. “Erling juga sangat pantas mendapatkannya, dia telah memenangkan Liga Primer, dan Liga Champions, serta menjadi pencetak gol terbanyak di semuanya. Penghargaan ini bisa saja menjadi milik Anda hari ini juga. Saya yakin di tahun-tahun berikutnya Anda akan memenangkannya.”
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
