Jakarta – AC Milan dipaksa mengakui keunggulan Udinese setelah takluk 1-0 di depan pendukung sendiri, Minggu (5/11) dini hari WIB tadi. Dalam lanjutan Serie A pekan ke-11 yang digelar di San Siro semalam, tim tamu memastikan tiga poin berkat penalti Roberto Pereyra di menit ke-63. Kekalahan ini membuat Milan tertahan di urutan ketiga dengan koleksi 22 poin dari 11 pertandingan, sedangkan Udinese naik ke posisi 16 berkat raihan 10 angka.
Butuh kemenangan membuat Milan tampil ganas sejak menit awal. Mereka berani all out attack dan bermain terbuka. Namun, peluang bagus baru didapat di menit ke-21. Umpan sepak pojok Tijjani Reijnders bisa ditanduk Rade Krunic tetapi masih melenceng. Selang empat menit, giliran sepakan keras Davide Calabria dari luar kotak penalti bisa ditepis Marco Silvestri. Udinese memang bermain bertahan dan memasang garis pertahanan sangat rendah. Akan tetapi, jelang turun minum, mereka sempat mengancam lewat situasi bola mati. Beruntung, sundulan Jaka Bijol mengarah tepat ke pelukan Mike Maignan. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Rossoneri langsung tampil menekan untuk mencetak gol perdana mereka di laga ini. Namun baru 15 menit babak kedua berjalan Milan dihukum penalti. Penyebabnya adalah Ebosele dijatuhkan di kotak terlarang. Roberto Pereyra yang ditunjuk menjadi algojo mampu melaksanakan tugas dengan baik sehingga tim tamu unggul 1-0 di San Siro.
Gol tersebut membuat Udinese jadi lebih percaya diri. Di menit ke-69 Udinese nyaris mencetak gol kedua melalui sundulan Isac Success namun bola berhasil dipatahkan oleh Maignan. Milan terus mencoba untuk menekan. Namun Udinese dengan serangan baliknya kerap merepotkan lini pertahanan Rossoneri. Hingga babak kedua berakhir, skor 1-0 untuk kemenangan Udinese bertahan dan sang tamu berhasil membawa pulang tiga poin dari San Siro.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
