Jakarta – Wayne Ronney menambah daftar nama pemain legenda yang belum berhasil dalam menapaki kariernya sebagai seorang pelatih. Setelah kompatriotnya di timnas Inggris Steven Gerrard dan Frank Lampard yang juga dianggap gagal sebagai pelatih, legenda Manchester United itu juga baru saja dipecat oleh klub yang dilatihnya setelah baru melatih selama dua bulan. Rooney ditunjuk sebagai manajer Birmingham per 11 Oktober menggantikan John Eustace. Saat Eustace dipecat, Birmingham sebenarnya ada di posisi keenam klasemen.
Tapi, Rooney gagal memberikan perubahan dan performa Birmingham terus merosot yang ditandai dengan dua kemenangan dari 15 pertandingan. Sisanya empat seri dan sembilan kemenangan. Birmingham kini berada di posisi ke-20 Klasemen Championship dengan 28 poin, hanya unggul enam angka dari Sheffield Wednesday di posisi ke-22 alias zona merah. Kekalahan 0-3 dari Leeds United di Tahun Baru jadi laga terakhir Rooney.
Birmingham City sempat menempati tempat playoff ketika Rooney ditunjuk sebagai penerus John Eustace. Namun, mereka kini duduk di peringkat 20 klasemen Divisi Championship 2023-2024 dengan hanya selisih enam poin yang memisahkan mereka dari zona degradasi.
Pemecatan ini membuat posisi CEO Birmingham Garry Cook disebut-sebut dalam bahaya karena harus bertanggung jawab atas keputusannya. “Sayangnya, pencapaian Wayne tidak sesuai rencana dan kami memutuskan untuk mengambil keputusan berbeda. Kami akan segera mencari penggantinya dan mengumumkannya kepada suporter ketika ada kabar terbaru.”
Untuk sementara, pelatih pengembangan profesional, Steve Spooner, akan bertanggung jawab untuk jadi careteker Birmingham City. Adapun, staf pelatih yang tersisa akan diminta untuk melanjutkan tugas mereka untuk membantu Spooner.
Sebelumnya Rooney juga mendapat tawaran dari LigaPro Saudi,namun pemegang rekor gol terbanyak Manchester United itu masih ingin berkarier di Eropa dan belum ingin menyusul Steven Gerrard yang saat ini melatih Al Etiffaq.
(Yp/timKB).
Sumber foto: skysport.com
