Jakarta – Seperti musim lalu, Arsenal memulai musim ini dengan awal yang spektakuler, mereka berhasil memimpin klasemen dalam waktu yang cukup lama setelah berhasil melengserkan Tottenham Hotspur yang juga sempat cukup lama memimpin klasemen di awal musim. Namun seperti juga musim lalu, Arsenal mulai melambat begitu musim dingin tiba dan kembali harus merelakan pimpinan klasemen direbut Liverpool jelang akhir tahun 2023 lalu. Hal ini membuat musim dingin kelabu bagi klub asal London itu.
Selain kalah di Liga Inggris, Arsenal juga gagal menang lagi saat mereka tersingkir di Piala FA 2023/2024. Lagi-lagi tumpulnya barisan depan The Gunners jadi penyebab utama. Arsenal menjamu Liverpool di Emirates Stadium pada Babak Ketiga Piala FA di Emirates Stadium, Minggu (7/1/2024) malam WIB. Arsenal bermain dominan atas Liverpool yang datang dalam kondisi pincang karena absennya beberapa pemain.
Tapi, Arsenal tidak mampu memaksimalkan peluang yang didapat sedari awal. Selain karena ketangguhan Alisson Becker di bawah mistar, buruknya penyelesaian akhir bikin gol tak kunjung datang. Yang ada malah kecolongan di 10 menit akhir pertandingan ketika gol bunuh diri Jakub Kiwior pada menit ke-80 disusul gol Luis Diaz pada menit ke-95, membuat tuan rumah kalah 0-2.
Arsenal harus angkat koper di babak ketiga ajang ini untuk kedua kalinya dalam tiga tahun terakhir. Hasil yang juga menegaskan periode buruk baginya belakangan ini. Terlebih di tiga pertandingan terakhir di mana Arsenal cuma bisa mencetak 1 gol. Padahal ada total 61 upaya percobaan dilepaskan Martin Odegaard dkk, dengan 16 di antaranya on goal.
Arsenal setidaknya bisa mencetak enam gol di tiga pertandingan yang berakhir dengan kekalahan itu. Sebelum ini, Arsenal takluk 1-2 dari Fulham dan 0-2 dari West Ham United. Problematika ini disadari betul oleh manajer Mikel Arteta dan akan coba dicari solusinya dalam dua pekan ke depan, sebelum beraksi lagi menghadapi Crystal Palace 20 Januari.
(Yp/timKB).
Sumber foto: google
