Jakarta – Jose Mourinho memang seorang pelatih kelas dunia yang penuh dengan sensasi sepanjang kariernya, Mourinho telah terbukti berhasil membawa beberapa klub besar meraih gelar juara dari Liga domestik, Liga Champions, Liga Europa hingga Liga Conference serta Piala Super Eropa serta Piala Dunia Antar Klub. Tak berlebihan bila julukan The Special One diberikan pada pelatih asal Portugal itu. Namun sensasi selalu mengikuti kesuksesannya sebagai seorang pelatih yang sangat sukses. Mourinho disebutkan mendapat kutukan tidak bisa melatih lebih dari 3 musim bersama klub yang dilatihnya.
Terakhir dirinya dipecat oleh AS Roma sebelum musim ketiganya sebagai pelatih berakhir. Padahal Mourinho berjasa membawa AS Roma menembus dua final kompetisi Eropa dan menjuarai Liga Conference yang menjadi gelar pertama dalam sejarah AS Roma. Dirinya dipecat karena dianggap tidak dapat membawa AS Roma di level Lima Besar Serie A Italia musim ini.
Belum lama dipecat Roma, Mourinho langsung mendapat penawaran wah dari klub Liga Arab Saudi Al Shabab. Direktur olahraga klub tersebut Domenico Tite bahkan langsung menghubungi agen Mourinho, Jorge Mendes. Sebab Mourinho beberapa waktu lalu sempat mengutarakan keinginannya untuk melatih klub Arab Saudi. Meski demikian, hal itu rupanya belum akan dilakukan dalam waktu dekat.
Sebab, Mourinho baru saja menolak tawaran dari Al Shabab yang disebut-sebut memberikannya gaji dalam nominal besar. Mourinho tidak mau buru-buru untuk melatih lagi dan akan menunggu tawaran yang lebih baik.
Bisa jadi penolakan Jose Mourinho ini muncul karena melihat kondisi Al Shabab saat ini. Klub yang bermarkas di Riyadh itu sedang terpuruk di peringkat 11 di Liga Arab Saudi setelah hanya meraih lima kemenangan dalam 19 pertandingan, yang membuat masa depan pelatih Igor Biscan dalam bahaya. Al Shabab punya beberapa pemain berpengalaman seperti Ever Banega, Yannick Carrasco, dan Roman Saiss.
(bP/timKB).
Sumber foto: sportingnews.com
