Jakarta – Ilkay Gundogan kembali ke Manchester City musim panas ini, setelah hanya menghabiskan satu musim di Barcelona. Menjelang musim 2023/24, gelandang Jerman itu telah menandatangani kontrak dua tahun dengan Tim Catalan dengan opsi untuk perpanjangan satu tahun lagi, namun, Blaugrana membiarkannya pergi secara gratis setelah hanya satu musim saat ia kembali ke mantan klubnya. Kasus Gundogan memang cukup menarik. Saat itu dia direkrut Barca sebagai salah satu pembelian ambisius Joan Laporta. Gundogan dianggap bisa menyelamatkan tim.
Namun, kini Barca memasuki era baru bersama Hansi Flick dan sayangnya Ilkay Gundogan jadi salah satu pemain yang harus dilepas. Kabarnya Barca merelakan Gundogan pergi demi menjaga keseimbangan finansial. Gundogan pun pergi dengan kepala tegak. Dia kembali ke Man City dengan status bebas transfer. Kontraknya di Barca diakhiri berdasarkan kesepakatan kedua pihak.
Gelandang veteran itu dilaporkan kecewa dengan perilaku dua rekan setimnya di Barca sebelum ia meninggalkan klub. Fontes mengatakan kepada Bar Canaletes bahwa Gundogan tidak menyukai karakter pendiam kompatriot sekaligus kapten Barca Marc-Andre ter Stegen karena ia merasa bahwa sebagai pemimpin tim, sang kiper seharusnya lebih vokal di ruang ganti. Pemain kedua yang membuatnya kesal adalah mantan rekannya di Borussia Dortmund Robert Lewandowski. Sikap sang penyerang terhadap pemain muda dan fokusnya pada dirinya sendiri daripada membantu para pemain muda di tim membuat pemain berusia 33 tahun itu jengkel.
Selama masa singkatnya bersama Blaugrana, Gundogan telah mengungkapkan kekecewaannya terhadap rekan-rekannya dalam beberapa kesempatan termasuk pada bulan April lalu ketika ia secara terbuka mengecam kinerja tim setelah mereka kalah dari Paris Saint-Germain di Liga Champions. Gundogan akan kembali beraksi ketika di Liga Primer dengan menghadapi Brentford di Etihad Stadium, Sabtu (14/9) malam WIB.
(bP/timKB)
Sumber foto: forbes.com
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda