Jakarta – Rangkaian kekalahan yang dialami Manchester City dalam beberapa laga terakhir sempat membuat posisi sang pelatih, Pep Guardiola dipertanyakan. Ini adalah hasil terburuk yang pernah diraih Guardiola sepanjang karier kepelatihannya. Namun Pep Guardiola akan tetap di Manchester City hingga 2027 setelah menandatangani kontrak baru dengan klub tersebut pada November. Kesepakatan baru ini akan membawa Guardiola ke lebih dari satu dekade di Man City, di mana dia telah memenangkan enam gelar Liga Primer, satu Liga Champions, empat Piala Carabao, dua Piala FA, dan Piala Dunia Antarklub. Guardiola kini menatap masa depan, dan mengakui City akan menjadi klub terakhir yang akan dia latih dalam karirnya.
Pep Guardiola menegaskan kalau Manchester City menjadi klub terakhir dalam karier kepelatihannya di dunia sepak bola. Ia mengaku sudah tidak memiliki hasrat untuk melatih klub lain ke depannya, tetapi dia tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan kariernya sebagai pelatih tim nasional. Menurutnya, melatih klub baru akan membutuhkan proses yang panjang dan terencana guna meraih kejayaan. Namun, dia tidak punya energi untuk melakukannya lagi. Sepanjang melatih City, ia telah mempersembahkan banyak gelar bagi klub Inggris tersebut termasuk enam Liga Premier League dan satu Liga Champions.
Guardiola dikaitkan dengan pekerjaan sebagai manajer Inggris setelah kepergian Gareth Southgate sebelum Thomas Tuchel ditunjuk menjadi arsitek baru The Three Lions. Sebelumnya juga ada spekulasi pria berusia 53 tahun itu diinginkan tim nasional Brasil, dan mungkin ada banyak tawaran yang dapat dipertimbangkan begitu ia akhirnya memutuskan untuk berpisah dengan City. Man City saat ini sedang mengalami masa sulit, dan kembali kehilangan poin di Liga Primer saat melawan Crystal Palace terakhir kali.
(bP/timKB).
Sumber foto: okezone.com
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda