Jakarta – Petenis unggulan kedua Australia Open 2025, Iga Swiatek berhasil melangkah ke babak selanjutnya usai menghabisi petenis berkebangsaan Slovakia, Rebecca Sramkova dengan hasil telak 6-0,6-2. Kemenangan ini bisa dianggap sebagai penebusan usai skorsing yang diterimanya musim lalu akibat doping. Usai mematahkan Sramkova di service game pertamanya, juara French Open musim 2024 maju tanpa hambatan.
Petenis peringkat 49 dunia, Sramkova pekan ini melakoni babak kedua Grand Slam untuk kali pertama dan ia tidak menemukan jawaban untuk mengatasi keakuratan dan kekuatan petenis unggulan kedua yang memenangkan 64 persen poin dari servis pertama Sramkova di set pertama yang berlangsung selama 27 menit saja, sedangkan petenis unggulan kedua hanya kehilangan sepuluh poin saja. Petenis berkebangsaan Slovakia akhirnya mencetak poin di papan skor di game kedua set kedua. Tetapi petenis unggulan kedua tetap memegang kendali pertandingan dan menutup pertandingan dengan kemenangan setelah bertanding selama 1 jam.
Petenis berkebangsaan Polandia mengambil pendekatan berbeda pada musim ini bersama pelatih baru, Wim Fissette dengan harapan bisa memenangkan gelar Australian Open. Ia memiliki catatan yang kurang meyakinkan di Melbourne setelah ia hanya satu kali melampaui babak keempat, yaitu pada musim 2022, ketika ia kalah di semifinal. Menantikan Swiatek di babak ketiga Australian Open adalah juara US Open musim 2021, Emma Raducanu. Sampai saat ini petenis berkebangsaan Polandia mendominasi head to head mereka dengan 3-0, termasuk memenangkan pertemuan terakhir mereka di Stuttgart musim 2024.
Di babak kedua, petenis berkebangsaan Inggris, Raducanu mengaramkan petenis AS, Amanda Anisimova dengan 6-3, 7-5. Pemenang pertandingan tersebut berpeluang bertemu Jaqueline Cristian atau Eva Lys di babak keempat Australian Open. Petenis berkebangsaan Rumania, Cristian membungkam petenis berkebangsaan Italia, Lucia Bronzetti dengan 7-5, 7-5, sedangkan petenis berkebangsaan Jerman, Lys mengklaim kemenangan 6-2, 3-6, 6-4 atas petenis berkebangsaan Perancis, Varvara Gracheva.
(bP/timKB).
Sumber foto: puntodebreak.com
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda