Jakarta – Dalam dunia Mixed Martial Arts (MMA), setiap petarung membawa kisah uniknya masing-masing. Ada yang lahir dari akademi bela diri ternama, ada pula yang berangkat dari jalanan penuh tantangan. Namun, tidak banyak kisah yang sekuat perjalanan Farid Basharat, petarung asal Afghanistan yang kini meniti karier di Ultimate Fighting Championship (UFC). Dengan julukan “Ferocious”, Basharat bukan hanya membawa teknik dan strategi ke dalam oktagon, tetapi juga sebuah cerita inspiratif tentang tekad, ketekunan, dan mimpi yang diwujudkan melalui kerja keras.
Dari Paktia ke Inggris
Farid Basharat lahir pada 2 Agustus 1997 di Paktia, Afghanistan, sebuah daerah yang penuh dengan sejarah sekaligus konflik. Seperti banyak keluarga lainnya, keluarganya harus menghadapi kenyataan sulit dari situasi politik dan keamanan di tanah kelahiran mereka. Dalam upaya mencari kehidupan yang lebih baik, keluarga Basharat pindah ke Inggris, sebuah keputusan besar yang kemudian mengubah arah hidup Farid.
Di Inggris, ia tumbuh dalam lingkungan multikultural yang memberi banyak kesempatan. Bersama kakaknya, Javid Basharat (yang kini juga menjadi petarung UFC), Farid mulai mengenal dunia olahraga bela diri. Sejak remaja, ia sudah menunjukkan ketertarikan besar pada kickboxing, Brazilian Jiu-Jitsu, hingga wrestling, membangun fondasi teknik yang membuatnya berkembang menjadi petarung komplet.
Perjalanan Awal di Dunia MMA
Bakat Farid Basharat tidak muncul begitu saja. Ia meniti jalannya dari kompetisi amatir, di mana ia belajar bukan hanya teknik bertarung, tetapi juga mentalitas seorang pejuang. Di setiap pertarungan amatir, ia memperlihatkan kemampuan adaptasi luar biasa—siap mengandalkan striking agresif saat bertemu grappler, atau memanfaatkan jiu-jitsu ketika berhadapan dengan striker murni.
Perlahan tapi pasti, Basharat mengukir nama di sirkuit regional Inggris. Ia mulai dikenal sebagai petarung dengan gaya tenang namun penuh perhitungan, tidak gegabah, tetapi selalu berbahaya. Setiap kemenangannya menambah keyakinan bahwa ia punya kualitas untuk bersaing di level dunia.
Dana White’s Contender Series
Puncak dari perjalanan awalnya datang pada September 2022, ketika Basharat mendapatkan kesempatan emas untuk tampil di Dana White’s Contender Series (DWCS). Ajang ini sering kali menjadi pintu gerbang bagi petarung muda untuk masuk ke UFC.
Bagi Farid, momen itu sangat menentukan. Ia masuk dengan penuh percaya diri, membawa misi untuk membuktikan bahwa dirinya layak berada di panggung terbesar MMA. Dalam pertarungan itu, ia menunjukkan striking akurat, pertahanan takedown kokoh, serta grappling yang terukur. Lawannya kesulitan menembus strategi Basharat, dan setelah tiga ronde penuh dominasi, juri memberikan kemenangan keputusan mutlak (unanimous decision) untuknya.
Kemenangan itu langsung membuat Dana White memberinya kontrak UFC, dan sejak saat itu nama Farid Basharat resmi tercatat di antara para petarung elit dunia.
Ujian di Divisi Bantamweight
Divisi Bantamweight UFC (135 lbs) dikenal sebagai salah satu divisi paling kompetitif. Nama-nama besar seperti Aljamain Sterling, Petr Yan, Sean O’Malley, hingga Merab Dvalishvili menjadikan divisi ini penuh dengan striker tajam, grappler elit, dan all-rounder berkelas dunia.
Namun, Farid Basharat tidak gentar. Sejak debutnya, ia tampil dengan gaya teknis dan seimbang:
-
- Striking: Basharat mengandalkan presisi pukulan dan tendangan, menjaga jarak dengan sabar, lalu melancarkan serangan mematikan di momen yang tepat.
- Grappling: Ia memiliki keterampilan jiu-jitsu yang solid, mampu mengontrol lawan di ground, bahkan membuka peluang submission bila kesempatan datang.
- Fight IQ: Salah satu kekuatan utamanya adalah kemampuannya membaca jalannya laga. Ia mampu mengubah strategi di tengah pertarungan, sesuatu yang jarang dimiliki petarung muda.
Julukannya, “Ferocious”, benar-benar mencerminkan mentalitasnya di dalam oktagon: penuh determinasi, agresif ketika melihat celah, tetapi tetap cerdas dan disiplin.
Prestasi dan Pencapaian Karier
Hingga kini, Farid Basharat telah mengukir sejumlah pencapaian penting:
-
- Juara di ajang regional Inggris, sebelum menembus panggung internasional.
- Memenangkan laga di DWCS pada September 2022 lewat keputusan mutlak, yang langsung membawanya ke kontrak UFC.
- Mengamankan tempat di UFC, dan mulai meniti jalan sebagai salah satu prospek menarik di divisi Bantamweight.
- Julukan “Ferocious” menjadi identitasnya, merepresentasikan gaya bertarung agresif namun terukur.
- Menjadi ikon baru Afghanistan di UFC, bersama sang kakak, Javid Basharat, membawa kebanggaan tersendiri bagi negaranya.
Kisah Dua Bersaudara: Farid dan Javid Basharat
Salah satu hal yang membuat perjalanan Farid semakin menarik adalah kenyataan bahwa ia tidak sendiri. Kakaknya, Javid Basharat, juga sukses masuk UFC lebih dulu. Kedua saudara ini menjadi representasi keluarga Basharat, yang kini dikenal luas di dunia MMA.
Mereka berdua sering terlihat berlatih bersama, saling memberi dukungan, dan berbagi pengalaman. Kehadiran Javid memberikan inspirasi tambahan bagi Farid, sekaligus menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat. Kisah ini menjadikan mereka simbol persaudaraan, ketekunan, dan semangat juang dari Afghanistan untuk dunia.
Ambisi Masa Depan
Di usianya yang baru 28 tahun, Farid Basharat berada dalam fase emas untuk berkembang lebih jauh. Dengan rekam jejak tak terkalahkan hingga masuk UFC, ia kini menatap masa depan dengan visi yang jelas:
-
- Jangka pendek: mengokohkan posisinya sebagai salah satu kontender berbahaya di Bantamweight.
- Jangka menengah: menembus peringkat 15 besar, lalu 10 besar.
- Jangka panjang: meraih sabuk juara dunia UFC dan menjadi ikon global.
Kisah Farid Basharat adalah kisah tentang perjalanan panjang dari seorang anak kecil di Afghanistan menuju panggung terbesar dunia MMA. Dengan gaya bertarung teknis, disiplin, dan cerdas, ia menunjukkan bahwa keberanian, ketekunan, dan kerja keras dapat membuka pintu menuju mimpi terbesar.
Kini, setiap kali melangkah ke dalam oktagon, “Ferocious” tidak hanya bertarung untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk keluarga, negaranya, dan generasi baru petarung Afghanistan yang ingin mengikuti jejaknya.
Farid Basharat adalah bukti nyata bahwa dari tanah penuh tantangan pun, bisa lahir seorang pejuang dunia.
(PR/timKB).
Sumber foto: asianmma.com
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda