Jakarta – Di dunia olahraga, adalah hal yang lumrah bila seorang atlet mendapat julukan yang diberikan oleh fans maupun orang orang dekat di sekitarnya. Termasuk juga di ajang MotoGP, dimana hampir semua rider mempunyai julukan di tengah nama mereka. Seperti julukan The Doctor yang disematkan pada seorang Valentino Rossi dan The Baby Aliens pada Marc Marquez. Lalu julukan The Bakery disematkan pada Alex Rins yang mengundang banyak tanya dari para fans MotoGP. Lalu mengapa Alex Rins dijuluki sebagai seorang Tukang Roti?
Alex Rins sendiri berkiprah manis di MotoGP. Dia diketahui sudah berlatih balap motor pada usia 6 tahun. Sebelum masuk ke kelas Moto3, Alex Rins menjuarai CEV (Spanish Moto2 Championship) pada 2011. Lahir di Barcelona, Spanyol, pada 8 Desember 1995. Ia mengawali perjalanan karier balapnya dengan menjuarai CEV pada 2011, sebelum melangkah ke Kejuaraan Dunia Moto3 pada 2012. Rins kemudian meraih gelar Rookie of the Year. Pada 2013, Alex Rins menjadi pesaing utama dalam perebutan gelar juara, meskipun akhirnya ia harus kalah dari Maverick Vinales.Meskipun terganggu cedera dalam debut pertamanya di kelas utama MotoGP, Alex Rins berhasil mempertahankan penampilannya dengan lima besar sebanyak dua kali. Pada 2018, Alex Rins berhasil mengumpulkan lima podium yang membawanya menuju kemenangan perdana di GP Amerika pada 2019 dan mengulang prestasi serupa di Silverstone.
MotoGP 2020 menjadi musim luar biasa bagi Alex Rins dengan kemenangan di GP Aragon dan beberapa podium lainnya, serta menyelesaikan musim di peringkat ketiga klasemen akhir. Perjalanan yang cukup sulit kembali terulang pada musim 20221, Alex Rins harus mengalami beberapa kali kecelakaan dan kehilangan poin. Meski begitu, ia tetap berhasil mendapatkan podium di GP Inggris. Kembali bangkit pada 2022, Alex Rins meraih kemenangan di Phillip Island dan Valencia, meskipun tim Suzuki mengalami penurunan performa setelah pengumuman hengkang Suzuki dari MotoGP.
Alex Rins mendapat julukan sebagai The Bakery, merujuk pada sebuah toko roti yang menghasilkan makanan pokok sebagai bekal hidup banyak orang. Bentuk julukan The Bakery dari tim balap Suzuki bagi Alex Rins ini, bahkan diterapkan ke dalam desain helm sang pembalap pada 2017. Bukan tanpa alasan Alex Rins mengklaim sebagai Tukang Roti atau The Bakery yang secara harfiah pembuat adonan hingga roti siap dihidangkan. Alex Rins punya kemampuan atau talenta sebagai pembalap MotoGP reguler yang sekali menggali data kebutuhan dapat meningkatkan performa motor MotoGP.
Hal itu dibuktikan Alex Rins saat jadi pembalap Suzuki (2017-2022) dan juga di LCR Honda Castrol musim ini. Alex Rins mampu mengembangkan sekaligus balapan dengan motor MotoGP Suzuki GSX-RR hingga membuat Suzuki meraih titel juara dunia MotoGP 2020 lewat Joan Mir.
(bP/timKB).
Sumber foto: tribunnews.com
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Berita lainya
Thongpoon PK Saenchai: Raja Tomahawk Elbow
Pakorn PK Saenchai: Maestro Muay Femur
Aston Villa Kini Jadi Pesaing Arsenal Dan Man City