Jakarta – Tampil gemilang dengan mengalahkan nama-nama besar seperti Nice, Panathiakos dan Lazio, Bodo/Glimt tak berdaya saat tampil di kandang Tottenham Hotspur. Bodo/Glimt kalah dengan skor telak 1-3 dan membuat langkah mereka ke final semakin berat karena harus mengejar ketertinggalan agregat dua gol di alga leg kedua pekan mendatang. Sebaliknya kemenangan Tottenham semakin mendekatkan final sesama tim Liga Primer setelah di laga semifinal lainnya, Manchester United juga menang besar atas Athletic Bilbao dengan skor 3-0.
Bermain di kandang sendiri membuat Spurs mendominasi jalannya pertandingan. Sejumlah peluang dari Micky van de Ven dan Yves Bissouma masih belum membuahkan hasil. Tottenham menggandakan keuangan pada menit ke-38. Kali ini James Maddison yang memanfaatkan umpan terobosan dari Pedro Porro. Skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga jeda.
Memasuki babakl kedua, wasit memberikan penalti pada menit ke-61 usai Fredrik Sjovold menjatuhkan Cristian Romero. Dominic Solanke maju dan sukses menyasar pojok kanan bawah gawang. Tekanan The Lilywhites terus berjalan. Sundulan Romero pada menit ke-70 melebar saja, lalu sepakan Destini Udogie dihentika saja oleh kiper. Bodo/Glimt menipiskan selisih pada menit ke-83. Sepakan Ulrik Saltnes usai menerima umpan Jeppe Kjaer berakhir di pojok kanan atas gawang. Skor 3-1 tak berubah lagi sampai wasit meniup peluit tanda akhir pertandingan. Spurs memetik modal bagus menatap leg kedua di Norwegia pekan depan.
Dengan hasil akhir 3-1, Glimt masih harus mengejar ketertinggalan dua gol di kandang. Tapi dengan kepercayaan diri yang tumbuh dan dukungan penuh di Aspmyra, keajaiban bukan hal mustahil. Final Liga Europa akan digelar di Bilbao pada 21 Mei mendatang. Tapi sebelum itu, Glimt harus menuntaskan misi mustahil di kandang dan kini, mereka punya harapan nyata.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda