Jakarta – Arsenal memastikan satu tempat di Liga Champions musim depan setelah menang 1-0 atas Newcastle United di Emirates Stadium, Minggu (18/5). Kemenangan ini sekaligus memastikan The Gunners- Arsenal- kunci posisi runner-up di Liga Primer Inggris tiga musim berturut-turut. Newcastle sebenarnya bisa menyalip Si Meriam London di klasemen andai menang, namun tim tamu harus mengakui keunggulan anak asuh Mikel Arteta. Berkat hasil ini, Arsenal pun berada di peringkat kedua klasemen dengan poin 71. Sementara itu, Newcastle tertahan di posisi ketiga dengan poin 66, sama dengan milik Chelsea dan Aston Villa. Ini membuat lima tim masih berpeluang memperebutkan tiga tiket Liga Champions yang tersisa.
Mem awa misi mengamankan posisi runner up, Arsenal mencoba mendominasi penguasaan bola, sementara Newcastle mengandalkan tekanan tinggi yang cukup menyulitkan. Kesalahan dari lini belakang Arsenal nyaris berbuah petaka di menit ke-6. Bruno Guimaraes mendapatkan peluang emas setelah kerja sama apik dengan Callum Wilson, namun David Raya tampil heroik menggagalkan dua tembakan beruntun dari jarak dekat. Respons dari Arsenal datang lewat situasi bola mati, di mana Thomas Partey menyambut sepak pojok Saka dengan sundulan keras. Namun, Nick Pope menunjukkan refleks luar biasa dan menepis bola tepat di garis gawang.
Newcastle kembali mengancam lewat aksi solo run Harvey Barnes yang melepaskan tembakan terarah, tapi Raya kembali jadi penyelamat. Tak lama berselang, kiper asal Spanyol itu menggagalkan dua peluang berturut-turut dari Dan Burn dan Sven Botman, membuat Emirates bergemuruh memuji aksi penyelamatannya. Babak pertama ditutup dengan skor imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Arsenal langsung menekan dan menunjukkan intensitas lebih tinggi. Tempo permainan meningkat, dan akhirnya tuan rumah berhasil memecah kebuntuan di menit ke-55. Martin Odegaard menunjukkan kecerdasan bermain dengan melepas umpan mendatar ke sisi depan kotak penalti. Declan Rice datang dari lini kedua dan langsung melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dibendung Pope. Tak lama kemudian, Arsenal hampir menambah keunggulan lewat aksi Leandro Trossard yang merebut bola dan mengirim umpan ke Partey. Sayangnya, sundulan sang gelandang masih melayang di atas mistar gawang.
Menjelang laga usai, Leandro Trossard sempat mengalami cedera ringan yang memaksa tim medis masuk ke lapangan. Beberapa menit kemudian, Kai Havertz menerima kartu kuning karena sikutannya ke wajah Fabian Schär, memperlihatkan betapa tegangnya suasana di lapangan. Peluit panjang akhirnya dibunyikan di menit ke-100, menandai kemenangan penting bagi Arsenal. Tiga poin berhasil diamankan lewat satu gol Rice, dalam laga yang penuh drama dan determinasi tinggi dari kedua tim.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda