Jakarta – Brendan Cody Allen, atau lebih dikenal dengan julukannya “All In”, adalah salah satu petarung MMA (Mixed Martial Arts) yang tengah naik daun di divisi Middleweight UFC. Lahir pada 28 Desember 1995 di Beaufort, Carolina Selatan, Amerika Serikat, Allen memulai karirnya sejak usia muda dan kini telah menjadi salah satu petarung yang patut diperhitungkan dalam kompetisi tertinggi UFC.
Dikenal dengan semangat bertarung yang tak kenal takut serta keterampilan yang serba bisa, Allen terus menunjukkan perkembangan luar biasa dalam karirnya. Julukan “All In” mencerminkan gaya bertarungnya yang total dalam setiap laga, membuatnya menjadi salah satu nama yang menarik perhatian dalam komunitas MMA.
Awal Kehidupan dan Perjalanan Menuju MMA
Brendan Allen tumbuh di Beaufort, sebuah kota kecil di Carolina Selatan. Dari usia muda, ia sudah menunjukkan ketertarikan pada olahraga, khususnya seni bela diri. Di usia remaja, Allen mulai berlatih berbagai disiplin seni bela diri, termasuk Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ), gulat, dan kickboxing, yang kemudian membentuk gaya bertarungnya di masa depan. Ketertarikannya pada MMA berawal dari kombinasi keinginan untuk menguasai berbagai teknik bertarung serta hasrat kompetitif yang tinggi.
Allen memulai karir amatirnya dengan bertarung di berbagai promotor lokal di sekitar Carolina Selatan. Ia menunjukkan kemampuan bertarung yang luar biasa, terutama dalam aspek grappling, yang menjadi ciri khasnya dalam pertarungan. Setelah beberapa tahun berlaga di tingkat regional, Allen mulai mendapatkan perhatian lebih dari promotor besar, dan jalan menuju UFC pun terbuka lebar baginya.
Terobosan Karir di Dana White’s Contender Series
Langkah besar dalam karir Allen terjadi ketika ia berpartisipasi dalam ajang Dana White’s Contender Series, sebuah program pencarian bakat yang diinisiasi oleh Presiden UFC, Dana White. Ajang ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi para petarung muda untuk menunjukkan kemampuan mereka, tetapi juga membuka peluang besar untuk mendapatkan kontrak resmi dengan UFC.
Allen berhasil tampil mengesankan dalam laga yang ia jalani di Contender Series. Dengan kemampuan submission yang tak tertandingi dan keberanian yang luar biasa, ia sukses mengalahkan lawannya dan mengamankan kontrak UFC. Debutnya di UFC pada tahun 2019 menjadi titik balik dalam karirnya, dan sejak itu, Allen telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu petarung yang diperhitungkan di divisi Middleweight.
Prestasi dan Pertarungan Menonjol di UFC
Sejak bergabung dengan UFC, Brendan Allen telah menjalani sejumlah pertarungan yang menarik perhatian penggemar dan pengamat MMA. Salah satu hal yang membuat Allen menonjol adalah kemampuan lengkapnya dalam bertarung. Ia tidak hanya mengandalkan grappling yang kuat—khususnya Brazilian Jiu-Jitsu—tetapi juga memiliki kemampuan striking yang solid, membuatnya menjadi petarung yang komplit.
Pertarungan debut Allen di UFC melawan Kevin Holland pada 18 Oktober 2019 merupakan salah satu momen penting dalam karirnya. Dalam laga tersebut, Allen menunjukkan keunggulan grappling-nya dengan meraih kemenangan melalui submission di ronde kedua. Kemenangan ini tidak hanya memperkuat reputasinya sebagai spesialis submission, tetapi juga memberikan sinyal kepada divisi Middleweight bahwa ia adalah petarung yang harus diperhatikan.
Beberapa kemenangan lainnya juga menambah daftar prestasi Allen, termasuk kemenangannya atas Tom Breese pada awal tahun 2020. Dalam laga ini, Allen kembali memanfaatkan kemampuannya di ground game untuk meraih kemenangan TKO di ronde pertama, memperkuat posisinya di divisi yang sangat kompetitif ini.
Gaya Bertarung “All In”
Brendan Allen adalah contoh sempurna dari seorang petarung MMA yang memiliki kemampuan serba bisa. Ia menggabungkan teknik grappling yang tajam dengan kemampuan striking yang kuat, membuatnya menjadi ancaman di mana pun pertarungan berlangsung—baik di atas matras atau di posisi berdiri.
Kemampuan Brazilian Jiu-Jitsu Allen merupakan salah satu aspek yang paling menonjol dari permainannya. Dengan beberapa kemenangan submission di dalam UFC, Allen telah membuktikan bahwa ia dapat menyelesaikan pertarungan dari posisi apa pun. Di sisi lain, kemampuan striking-nya, baik pukulan maupun tendangannya, juga memberikan dimensi tambahan pada gaya bertarungnya. Sebagai petarung yang agresif, ia sering kali membawa pertarungan ke lawannya dan jarang memberi ruang bagi lawannya untuk beradaptasi.
Allen dikenal dengan stamina yang luar biasa, memungkinkan dia untuk terus menekan lawannya sepanjang pertarungan. Kombinasi antara kemampuan teknis dan etos kerja keras ini membuat Allen menjadi salah satu petarung yang paling menarik di divisi Middleweight UFC.
Tantangan dan Masa Depan
Sebagai petarung muda yang tengah meniti karir, Brendan Allen terus menghadapi berbagai tantangan dari petarung-petarung terbaik di divisinya. Divisi Middleweight UFC adalah salah satu yang paling kompetitif, dengan banyak petarung berbakat yang bersaing untuk gelar juara. Namun, Allen tetap teguh dengan ambisinya untuk terus naik peringkat dan pada akhirnya berkompetisi untuk gelar juara dunia.
Meskipun karirnya di UFC baru berlangsung beberapa tahun, Allen telah menunjukkan bahwa ia memiliki semua yang diperlukan untuk sukses di level tertinggi. Dengan rekam jejak kemenangan yang mengesankan dan dedikasi yang tak kenal lelah untuk terus meningkatkan kemampuannya, Allen diprediksi akan menjadi salah satu bintang yang semakin bersinar di masa depan UFC.
Brendan Cody Allen, dengan julukan “All In”, adalah salah satu petarung berbakat yang terus menorehkan prestasi di UFC. Dengan kombinasi keterampilan grappling yang mematikan, striking yang solid, dan stamina yang tangguh, Allen telah menjadikan dirinya sebagai salah satu ancaman serius di divisi Middleweight UFC. Masa depannya di UFC terlihat cerah, dan para penggemar MMA dapat berharap untuk melihat lebih banyak lagi aksi-aksi spektakuler dari petarung yang penuh semangat ini.
(PR/timKB).
Sumber foto: mmamania.com
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda