Jakarta – Setelah AC Milan tidak mengambil opsi untuk membuat status Kyle Walker menjadi permanen dan Man City juga tidak menyertakannya dalam skuad untuk Piala Dunia Antarklub 2025, membuat sang pemain harus mencari klub baru. Setelah dikaitkan dengan beberapa klub, kepindahan Kyle Walker dari Manchester City ke Burnley sudah resmi terwujud. Walker menandatangani kontrak selama 2 tahun dengan klub promosi Premier League tersebut. Di Burnley, Kyle Walker akan reuni dengan Scott Parker yang pernah menjadi rekan satu timnya di Tottenham Hotspur. Parker melatih Burnley sejak musim panas 2024. Scott Parker langsung memperlihatkan polesan tangan dinginnya di Burnley, dengan membawa klub itu bersaing di papan atas Divisi Championship sampai akhirnya finis kedua dengan 100 poin setara Leeds di posisi pertama.
Walker dianggap surplus di Etihad dan kini akan menutup bab kariernya di level tertinggi dengan klub yang tengah membutuhkan pengalaman dan kepemimpinan. Bagi Man City, transfer ini memberi ruang dalam struktur gaji, sementara bagi Burnley, Walker bisa menjadi fondasi lini belakang yang dibutuhkan. Meski sudah berusia 35 tahun, Walker dinilai masih mampu memberikan kontribusi besar, terutama sebagai pemimpin di lini belakang Burnley.
Walker mengalami penurunan performa sejak musim lalu. Ia kesulitan masuk skuad utama Manchester City dan akhirnya dipinjamkan ke AC Milan. Namun masa pinjaman itu jauh dari kata sukses. Penampilannya tak memuaskan, dan Milan memilih tidak mengaktifkan opsi pembelian permanen. Pada September 2024 lalu Kyle Walker sebenarnya baru saja menandatangani kontrak baru di Manchester City. Kontrak itu berdurasi sampai dengan 2026. Namun, pada prosesnya Walker malah kehilangan tempat di skuad Man City.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda