Jakarta – Dalam dunia Muay Thai, ada segelintir petarung yang tidak hanya mengandalkan teknik, tetapi juga menghadirkan aura intimidasi di setiap langkahnya. Salah satu nama yang saat ini menjadi simbol kegigihan dan keberanian di ring adalah Yodlekpet Or.Atchariya, atau yang dijuluki “The Destroyer”. Dikenal dengan gaya Muay Bouk—gaya bertarung yang menekan lawan tanpa henti—dan posisi southpaw (kidal), Yodlekpet telah membuktikan diri sebagai salah satu nak muay terbaik di generasinya.
Lahir pada 2 Desember 1994 di Suwannaphum, Provinsi Roi Et, Thailand, ia tumbuh dalam lingkungan pedesaan yang sederhana namun kental dengan tradisi seni bela diri. Perjalanan hidupnya dari seorang anak desa yang berlatih tinju bersama sang ayah hingga menjadi juara di stadion-stadion legendaris Thailand adalah kisah tentang disiplin, dedikasi, dan tekad yang tidak tergoyahkan.
Akar Muay Thai dari Desa Suwannaphum
Suwannaphum bukanlah kota besar, tetapi daerah ini memiliki tradisi kuat dalam mengirimkan petarung-petarung tangguh ke panggung nasional. Pada usia 10 tahun, Yodlekpet sudah berani naik ring untuk pertama kalinya. Sang ayah, yang juga memiliki latar belakang seni bela diri, menjadi guru pertamanya.
Latihan awalnya sederhana: menendang ban hingga ratusan kali, memukul samsak dari karung beras, dan berlari keliling desa setiap pagi. Namun dari sinilah mental baja dan disiplin kerja kerasnya terbentuk. Ia mulai bertanding di festival desa dan ajang-ajang kecil, meraih kemenangan demi kemenangan yang perlahan membuat namanya dikenal di provinsi Roi Et.
Pindah ke Bangkok – Awal Lompatan Besar
Keseriusan Yodlekpet untuk mengejar karier profesional membawanya ke Bangkok pada usia 13 tahun. Di ibu kota, ia bergabung dengan kamp Sor.Sommai, salah satu gym paling bergengsi di Thailand yang dikenal melahirkan banyak juara.
Bergabung dengan Sor.Sommai berarti harus siap dengan latihan berat setiap hari: sesi pagi yang dimulai sebelum matahari terbit, sparing keras, dan program penguatan fisik yang melelahkan. Di sinilah ia mengasah gaya Muay Bouk-nya—gaya yang menuntut daya tahan tinggi, keberanian untuk selalu maju, dan kemampuan menahan pukulan lawan sambil melancarkan serangan balik.
Gaya Bertarung – Southpaw Muay Bouk yang Menekan Lawan
Yodlekpet Or.Atchariya adalah representasi sempurna petarung southpaw Muay Bouk. Posisi kidalnya membuat serangan tendangan kiri dan pukulan kirinya sangat sulit dibaca lawan. Karakteristik pertarungannya meliputi:
-
- Tekanan konstan sejak ronde pertama hingga akhir, membuat lawan tidak punya waktu untuk bernapas.
- Tendangan kiri keras yang mengikis pertahanan lawan.
- Siku mematikan saat bertarung di jarak dekat.
- Clinch agresif dengan lutut yang menguras tenaga lawan.
- Daya tahan luar biasa, memungkinkannya menjaga intensitas serangan hingga ronde terakhir.
Gaya ini sering memaksa lawannya bertarung di kondisi yang tidak nyaman, dan tak jarang membuat mereka kehabisan tenaga sebelum pertarungan selesai.
Prestasi di Stadion Legendaris Thailand
Bagi petarung Muay Thai, memenangkan sabuk juara di Lumpinee Stadium atau Rajadamnern Stadium adalah pencapaian tertinggi. Yodlekpet berhasil meraih keduanya:
-
- Juara Dunia Lumpinee Stadium (1 kali) – Mengalahkan lawan tangguh melalui keputusan juri setelah pertarungan ketat lima ronde.
- Juara Dunia Rajadamnern Stadium (3 kali) – Mengukuhkan dominasinya di salah satu arena Muay Thai tertua dan paling bergengsi di dunia.
Prestasinya semakin lengkap ketika pada tahun 2017 ia dianugerahi gelar “Siam Sports Fighter of the Year”, sebuah penghargaan nasional yang diberikan hanya kepada petarung dengan performa luar biasa sepanjang tahun.
Menembus Panggung Internasional – ONE Championship
Setelah mendominasi arena Muay Thai di Thailand, Yodlekpet membawa perjalanannya ke tingkat global dengan bergabung bersama ONE Championship, salah satu organisasi seni bela diri terbesar di dunia. Ia bertarung di divisi Flyweight Muay Thai, membawa gaya agresif khasnya untuk menghibur penonton di seluruh dunia.
Debutnya di ONE langsung meninggalkan kesan kuat. Meskipun menghadapi lawan-lawan internasional dengan gaya bertarung yang beragam, Yodlekpet tetap konsisten dengan identitasnya—selalu maju, selalu menekan, dan selalu mencari momen untuk menghabisi lawan.
Pertarungan Penting dalam Kariernya
-
- Kemenangan di Lumpinee Stadium – Pertarungan lima ronde yang membuktikan kematangan strategi dan stamina Yodlekpet.
- Trilogi di Rajadamnern Stadium – Rangkaian kemenangan yang mengukuhkan statusnya sebagai juara sejati.
- Debut di ONE Championship – Membawa gaya Muay Bouk ke panggung global dan memikat penggemar internasional.
Pengaruh dan Warisan
Bagi generasi muda Thailand, Yodlekpet adalah inspirasi. Kisahnya membuktikan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan keberanian untuk menghadapi tantangan, seseorang dari desa kecil sekalipun bisa mencapai panggung dunia.
Ia juga menjadi contoh bahwa Muay Thai tradisional dapat terus bersinar di era modern, bahkan ketika berhadapan dengan berbagai gaya bertarung internasional.
Masa Depan “The Destroyer”
Dengan pengalaman bertahun-tahun di ring, Yodlekpet masih memiliki banyak ruang untuk meraih prestasi lebih besar, terutama di kancah ONE Championship. Jika ia terus mempertahankan gaya agresifnya sambil menambah variasi strategi untuk menghadapi petarung bertahan jarak jauh, bukan tidak mungkin sabuk juara dunia ONE akan menghiasi pinggangnya di masa depan.
Satu hal pasti—setiap kali Yodlekpet Or.Atchariya naik ring, para penggemar tahu bahwa mereka akan menyaksikan aksi penuh energi, adu fisik tanpa kompromi, dan pertarungan yang benar-benar mewakili esensi Muay Thai.
(PR/timKB).
Sumber foto: onefc.com
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda