Melissa Croden, Bintang Baru MMA Dari Kanada

Piter Rudai 27/09/2025 3 min read
Melissa Croden, Bintang Baru MMA Dari Kanada

Jakarta – Dunia seni bela diri campuran (MMA) selalu dipenuhi kisah inspiratif tentang ketekunan, keberanian, dan mimpi besar. Salah satunya adalah perjalanan Melissa Croden, petarung asal Kanada yang lahir pada 12 April 1991 di Crowsnest Pass, Alberta. Dengan julukan “Scare”, Croden muncul sebagai salah satu wajah baru yang siap mengguncang divisi Bantamweight UFC.

Perjalanan hidupnya dari seorang petarung regional hingga akhirnya mencapai panggung MMA terbesar di dunia bukanlah sesuatu yang mudah. Dibalik semua pencapaian yang kini ia raih, tersimpan kisah penuh kerja keras, dedikasi, dan keberanian menghadapi segala rintangan.

Tumbuh di Tanah Pegunungan Alberta

Crowsnest Pass, tempat Croden dibesarkan, adalah sebuah wilayah pegunungan di Alberta yang dikenal keras dan menuntut daya tahan fisik. Lingkungan inilah yang sejak kecil membentuk karakternya sebagai pribadi tangguh dan disiplin. Sejak remaja, Croden mulai menaruh minat pada olahraga bela diri. Awalnya ia terjun ke striking, di mana ia menemukan bakat alami untuk mengandalkan pukulan cepat dan keras.

Semakin lama, Croden memperluas kemampuannya dengan mempelajari grappling dan Brazilian Jiu-Jitsu, sehingga dirinya berkembang menjadi petarung komplet. Perpaduan antara striking eksplosif dan submission tajam inilah yang kemudian menjadi ciri khas Croden ketika memasuki dunia MMA profesional.

Dari Ajang Regional Hingga Panggung Internasional

Sebelum bergabung dengan UFC, Melissa Croden aktif berkompetisi di berbagai ajang regional dan internasional, seperti:

    • PAWFC (Pallas Athena Women’s Fighting Championship) – di mana ia mulai dikenal sebagai salah satu petarung paling agresif.
    • Titan FC – ajang yang sering melahirkan petarung kelas dunia.
    • Legacy Fighting Alliance (LFA) – organisasi bergengsi yang menjadi pintu masuk banyak talenta ke UFC.

Di tiap laga, Croden tampil konsisten dengan ciri khasnya: menekan lawan sejak awal ronde, memanfaatkan kombinasi striking keras, dan siap menutup pertarungan dengan submission. Salah satu teknik favoritnya adalah rear-naked choke, yang sudah beberapa kali memberinya kemenangan gemilang.

Rekor impresif dan performa konsisten inilah yang membuat namanya masuk radar UFC.

Sebuah Mimpi yang Jadi Kenyataan

Penantian panjang Croden akhirnya terbayar ketika ia resmi menandatangani kontrak dengan UFC. Ia dijadwalkan melakukan debut pada UFC Fight Night 262 di Vancouver, Kanada, pada 18 Oktober 2025. Laga perdananya akan mempertemukannya dengan Tainara Lisboa, petarung asal Brasil yang juga dikenal agresif.

Pertarungan ini langsung mendapat sorotan karena mempertemukan dua gaya bertarung yang sama-sama eksplosif. Selain itu, tampil di tanah airnya menambah semangat Croden untuk membuktikan diri di hadapan publik Kanada. Baginya, debut ini bukan hanya sekadar pertandingan, melainkan puncak dari kerja keras bertahun-tahun yang ia jalani.

Agresif, Tekanan Konstan, dan Submission Mematikan

Julukan “Scare” bukanlah sekadar nama panggung. Di dalam oktagon, Melissa Croden memang menjadi sosok menakutkan bagi lawan-lawannya. Ia dikenal agresif sejak awal ronde, langsung mendesak lawan dengan kombinasi pukulan keras.

Namun Croden bukan sekadar striker.

    • Pertahanan takedown yang solid serta kemampuan submission membuatnya mampu menghadapi lawan dengan gaya berbeda.
    • Teknik rear-naked choke menjadi salah satu senjata andalannya, sementara pukulan jarak dekat menjadi kekuatan yang bisa menjatuhkan lawan kapan saja.

Prestasi dan Capaian Penting

Walau baru menapaki awal perjalanannya di UFC, Melissa Croden telah mencatat sejumlah pencapaian penting dalam kariernya:

    • Bintang PAWFC dengan kemenangan dominan.
      Bertarung di Titan FC dan LFA, dua ajang besar yang jadi batu loncatan banyak bintang UFC.
    • Memiliki rasio penyelesaian tinggi melalui KO/TKO maupun submission.
    • Mendapat jadwal debut UFC melawan Tainara Lisboa di Vancouver, laga yang bisa menentukan posisinya sebagai bintang baru di divisi Bantamweight.

Kisah Perjuangan dan Mentalitas Petarung

Hal yang membuat Croden istimewa bukan hanya teknik bertarungnya, tetapi juga mentalitasnya sebagai seorang pejuang. Tumbuh dari lingkungan sederhana, ia tahu bahwa setiap langkah dalam kariernya membutuhkan pengorbanan. Ia tak gentar menghadapi kekalahan, karena setiap kegagalan justru menjadi motivasi untuk bangkit lebih kuat.

Ketekunan inilah yang membuat banyak pengamat yakin bahwa Croden bisa menjadi salah satu nama besar di UFC, khususnya di divisi Bantamweight wanita yang dikenal penuh talenta berbakat.

Bintang Baru UFC dari Kanada

Melissa Croden adalah sosok yang merepresentasikan semangat pantang menyerah. Dari ajang regional seperti PAWFC hingga akhirnya mencapai UFC, ia membuktikan bahwa mimpi besar bisa terwujud melalui kerja keras dan dedikasi. Dengan gaya bertarung agresif, kombinasi striking keras, dan submission tajam, Croden jelas bukan lawan yang mudah bagi siapa pun di divisi Bantamweight.

Debutnya di UFC pada 18 Oktober 2025 di Vancouver akan menjadi titik penting, bukan hanya untuk kariernya, tetapi juga untuk membuktikan bahwa Kanada memiliki bintang baru yang siap bersaing di level tertinggi MMA dunia. Dengan julukan “Scare”, Melissa Croden bisa saja menjadi mimpi buruk bagi lawan-lawannya di oktagon.

(PR/timKB).

Sumber foto: google.com

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...