Jakarta – Final Supercoppa Italiana atau Piala Super Italia edisi kali ini akan mempertemukan juara bertahan Serie A, Napoli, melawan juara Coppa Italia, Bologna, di Riyadh, Arab Saudi. Kedua tim melaju ke partai puncak setelah berhasil menyingkirkan duo Milan di babak semi-final. Napoli tampil solid dengan mengalahkan AC Milan 2-0 berkat gol David Neres dan Rasmus Hojlund, sementara Bologna harus berjuang hingga babak adu penalti untuk menaklukkan Inter Milan setelah bermain imbang di waktu normal.
Laga ini mempertemukan dua tim dengan jalur berbeda menuju final, namun sama-sama datang membawa ambisi besar untuk menutup turnamen dengan trofi. Napoli melangkah ke final dengan kepercayaan diri yang kembali terangkat usai menyingkirkan AC Milan 2-0 di semifinal. Pasukan Antonio Conte tampil disiplin dan efektif, mencetak gol di momen krusial lalu mengontrol permainan hingga akhir. David Neres membuka keunggulan menjelang turun minum, sebelum Rasmus Hojlund memastikan kemenangan lewat serangan balik cepat di babak kedua. Hasil itu menjaga peluang Napoli meraih gelar Supercoppa ketiga setelah sukses pada 1990 dan 2014.
Baca juga: Bologna Singkirkan Inter Milan Di Semifinal Supercoppa Italiana
Meski berstatus juara bertahan Serie A, perjalanan Napoli menuju Riyadh sejatinya tidak sepenuhnya mulus. Mereka datang setelah menelan dua kekalahan beruntun di kompetisi domestik dan Eropa, yang menyoroti inkonsistensi terutama saat bermain tandang. Namun, performa solid di ajang Supercoppa menjadi sinyal bahwa Napoli masih mampu mengeksekusi rencana Conte ketika tekanan berada di titik tertinggi.
Di sisi lain, Bologna tampil sebagai kuda hitam yang siap mengganggu ambisi Partenopei. Tim asuhan Vincenzo Italiano baru saja menorehkan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Napoli di Serie A bulan lalu, memperpanjang tren positif mereka dalam pertemuan kedua tim. Dalam enam laga terakhir melawan Napoli, Bologna hanya sekali kalah, sebuah kontras tajam dibanding periode sebelumnya saat mereka kerap menjadi korban.
Italiano sendiri dikenal piawai di kompetisi piala. Musim lalu, ia mengantar Bologna menjuarai Coppa Italia usai menundukkan Milan di final, mengakhiri puasa gelar klub selama lebih dari lima dekade. Di semifinal Supercoppa, Bologna kembali menunjukkan mental baja dengan menyingkirkan Inter Milan lewat adu penalti, setelah bangkit dari ketertinggalan dan bertahan hingga laga usai.
Meski posisi Bologna di Serie A masih cukup aman di papan atas, catatan pertahanan mereka belakangan patut menjadi perhatian. Tujuh laga tanpa nirbobol di semua ajang membuka celah yang bisa dimanfaatkan Napoli. Final ini pun diprediksi menjadi pertarungan menarik antara pengalaman Napoli di laga besar dan keberanian Bologna yang sedang menikmati momentum.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda