MotoGP Akan Gunakan Alat Komunikasi Radio

Bambang Parikesit 27/12/2025 2 min read
MotoGP Akan Gunakan Alat Komunikasi Radio

Jakarta – Melihat meningkatnya jumlah kecelakaan dalam  beberapa musim terakhir, MotoGP dikabarkan serius ingin memperkenalkan komunikasi radio ala Formula 1 mulai musim 2026. Namun, komunikasi ini nantinya hanya akan menghubungkan Race Director kepada pembalap. Selain itu, bentuk perangkat suara yang akan digunakan bakal berbeda. Komunikasi radio sudah dikembangkan oleh MotoGP selama delapan tahun terakhir. Meski belum pernah dipakai, perangkat ini diuji secara berkala oleh FIM dan Dorna Sports. Namun, setiap kali dijajal, perangkat ini mendapatkan umpan balik negatif karena para pembalap merasa terganggu.

Komunikasi radio ini kembali diulas dalam rapat Dorna dengan seluruh tim peserta MotoGP di Misano yang lalu. Komunikasi radio berpotensi diterapkan mulai 2026 sebagai pendukung tingkat keselamatan. Para pembalap pun kembali menjajal perangkat ini dalam tes pascabalap di Misano. Namun, perangkat radio kali ini tak lagi berupa earphone konvensional yang dimasukkan ke dalam lubang telinga mereka, melainkan berupa bone conduction headphone.

Baca juga: Honda Ujicoba Prototipe Motor Untuk MotoGP 2027

Bone conduction headphone sendiri merupakan teknologi perangkat suara yang menciptakan getaran di tulang tengkorak demi menyampaikan gelombang suara menuju koklea telinga. Pada 2025, perangkat ini nantinya hanya dipakai satu arah, yakni dari Race Director menuju pembalap. Pada 2026, perangkat ini diharapkan bisa mendukung komunikasi dua arah, sehingga para pembalap bisa berkomunikasi dengan Race Director. Meski begitu, belum ada rencana pasti apakah perangkat ini nantinya juga akan dikembangkan agar pembalap bisa berkomunikasi dengan timnya sendiri.

Dengan perangkat suara model ini, umpan balik dari para rider MotoGP ternyata lebih positif. Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales, mengakuinya. “Ini bakal sangat menarik untuk keselamatan. Contohnya, jika ada kecelakaan dan si rider ada di tengah trek, Race Direction bisa langsung memperingatkan Anda,” ujarnya. Fabio Quartararo juga menyebut ini gagasan bagus. “Sergi (Sendra, Kepala Departemen Dorna TV), sudah bekerja dengan sangat baik. Ia sudah mengembangkannya begitu lama, dan saya rasa ini ide bagus untuk berbagai alasan. Namun, perjalanan masih panjang, karena sulit mendengarnya akibat suara motor,” tuturnya.

(bP/timKB).

Sumber foto: gridoto.com

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...