Antony Bawa Real Betis Singkirkan Feyenoord

Bambang Parikesit 30/01/2026 2 min read
Antony Bawa Real Betis Singkirkan Feyenoord

Jakarta – Perjalanan Feyenoord di kompetisi Eropa musim ini resmi terhenti. Dalam laga krusial fase liga Liga Europa di Estadio de la Cartuja, Jumat (30/1) dini hari WIB, tim asuhan Robin van Persie itu harus mengakui keunggulan tuan rumah Real Betis dengan skor tipis 2-1. Kemenangan ini memastikan Betis melaju ke babak 16 besar, sementara wakil Belanda tersebut harus pulang dengan tangan hampa. Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi bagi Feyenoord. Datang dengan badai cedera, Van Persie terpaksa melakukan eksperimen taktis dengan memasang duet bek tengah darurat, Thijs Kraaijeveld dan Oussama Targhalline. Di lini depan, Cyle Larin justru diplot sebagai pemain nomor 10.

Baca juga: Antony Bawa Real Betis Kalahkan Lyon Di Liga Europa

Larin sebenarnya memiliki peluang emas untuk membawa Feyenoord unggul lebih dulu melalui umpan silang Goncalo Borges. Namun, penyerang asal Kanada itu gagal mengontrol bola dengan sempurna. Kegagalan ini menjadi awal dari malam yang membuat frustrasi bagi tim tamu. Real Betis yang bermain lebih tenang akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-20. Mantan pemain Manchester United, Antony, menunjukkan kelasnya setelah memanfaatkan bola liar dan melepaskan tembakan melengkung ke pojok atas gawang yang tak mampu dijangkau kiper lawan.

Tidak berhenti di situ, Antony kembali menjadi momok bagi pertahanan Feyenoord pada menit ke-32. Umpan silang akuratnya disambut dengan sundulan oleh Abde Ezzalzouli yang mengubah kedudukan menjadi 2-0. Di sisi lain, Larin kembali membuang peluang satu-lawan-satu dengan Pau Lopez, menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman bagi Real Betis.

Memasuki babak kedua, Feyenoord mencoba bangkit. Harapan sempat muncul pada menit ke-75 ketika Shaqueel van Persie mengirimkan umpan terobosan kepada Casper Tengstedt. Meski tembakan pertamanya sempat diblok, Tengstedt berhasil menyambar bola rebound untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Namun, momentum kebangkitan itu sirna secara tragis. Shaqueel van Persie salah mendarat saat berduel dan mengalami cedera lutut yang tampak serius hingga harus ditandu keluar lapangan.

Karena Feyenoord sudah menghabiskan seluruh jatah pergantian pemain, mereka terpaksa bermain dengan 10 orang di sisa laga. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 tetap bertahan. Real Betis mengakhiri fase ini di posisi keempat dengan raihan 17 poin, sekaligus mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar. Bagi Robin van Persie, kekalahan ini tidak hanya berarti tersingkirnya Feyenoord dari Eropa, tetapi juga menyisakan luka mendalam melihat sang putra harus meninggalkan lapangan dalam kondisi cedera.

(bP/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...