Jakarta – Los Blancos berhasil menuntaskan dendam saat bertandang ke markas Benfica di babak playoff 16 Besar Liga Champions dini hari tadi. Real Madrid berhasil menang tipis atas Benfica yang membuat mereka gagal lolos langsung ke babak i6 Besar dan harus kembali bertemu di babak Playoff. Walupun masih ada laga leg kedua, namun langkah Madrid sedikit lebih ringan karena akan bermain di kandang sendiri pekan depan. Hasil imbang cukup membawa mereka ke Babak 16 Besar.
Laga dimulai, Benfica tampil menekan lantaran bermain di hadapan publik sendiri. Teror pertama tim tuan rumah datang memasuki menit ke-2 saat Gianluca Prestianni melesakkan tendangan first time namun masih melayang jauh di atas gawang. Real Madrid mulai mengancam pada menit ke-9. Tendangan keras Kylian Mbappe tepat mengarah ke pelukan Anatoliy Trubin. Bola sempat lepas, namun Trubin bergegas kembali mengamankannya.
Intensitas tinggi terus dijalankan Benfica. Amar Dedic mengakhiri peluang dengan melayangkan sepakan jarak jauh, namun si kulit bundar masih aman dipelukan Thibaut Courtois. Beberapa menit setelahnya, giliran Arda Guler yang memberikan ancaman dengan gaya yang sama. Vinicius Junior hampir membuka keran gol El Real. Trent Alexander-Arnold yang memberikan umpan silang gagal dihalau dengan baik oleh pemain bertahan Benfica. Bola langsung disambar Vinicius namun sontekannya masih melebar di sisi kanan gawang Trubin.
Courtois melakukan penyelamatan penting saat memasuki menit ke-24. Kiper asal Belgia itu menghadang sepakan keras yang dilayangkan Fredrik Aursnes hanya dengan satu tangan yang membuat gawang Los Blancos masih aman dari kebobolan. Saat laga tersisa lima menit di waktu normal, Mbappe menerima umpan terukur Trent dari sisi kanan penyerangan Los Blancos. Namun sayang, Mbappe gagal menerjemahkan peluang tersebut menjadi gol lantaran bola yang hanya tinggal diceploskan masih belum mengenai kakinya. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Real Madrid unggul cepat saat laga baru berjalan lima menit. Aksi Vinicius Junior yang meliuk-liuk sukses mengecoh Amar Dedic sebelum pemain asal Brasil itu melesakkan sepakan keras melengkung ke sudut kiri atas gawang Trubin. Vini yang setelahnya melakukan selebrasi berdansa ternyata dinilai berlebihan oleh wasit. Sial bagi Vini, dirinya mendapatkan hukuman kartu kuning. Situasi menegangkan terjadi usai gol indah Vinicius.
Pada menit ke-70, Vini hampir kembali membuat fans Benfica di Estadio da Luz terdiam saat tendangannya tepat sasaran ke pelukan Trubin. Vini tak berhenti mengancam untuk menciptakan gol kedua. Pada menit ke-80, sepakannya lagi-lagi nyaris berbuah gol andai Trubin tak berhasil menepisnya. Petaka bagi Benfica terjadi di penghujung pertandingan saat Vinicius melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti sendiri. Adalah Jose Mourinho yang diganjar kartu merah oleh wasit karena membuat protes berlebihan.
Mourinho terlihat ingin meminta wasit menghukum Vini dengan kartu merah lantaran sudah mendapatkan kartu kuning sebelumnya. Atas insiden pasca gol Vinicius yang menghentikan pertandingan cukup lama, wasit memberikan tambahan waktu 12 menit di penghujung waktu normal. Pada 12 menit terakhir, Los Blancos praktis main aman meski hanya unggul 1-0. Tak ada yang berubah, El Real tetap menang dengan skor tipis 1-0 hingga akhir pertandingan.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda