Jakarta – Setelah menciptakan kejutan dengan mengalahkan Manchester City dan Atletico Madrid di phase group Liga Champions, kini Bodo/Glimt yang musim ini dijuluki Sang Pembunuh Raksasa kembali memakan korban raksasa Eropa lainnya. Kali ini raksasa Serie A Italia, Inter Milan yang menjadi korbannya. Langkah Inter Milan di Liga Champions tersendat setelah takluk 1-3 dari Bodo/Glimt pada leg pertama play-off fase gugur. Bertanding di Aspmyra Stadion, Kamis (19/2/2026), wakil Italia itu dipaksa pulang dengan beban berat jelang leg kedua.
Memasuki babak kedua, Inter Milan berupaya tetap tampil dominan dan agresif. Peluang pun didapatkan segera selepas turun minum lewat tembakan dari Lautaro Martinez yang digagalkan oleh tiang gawang. Kemudian tendangan bebas dari Augusto pada menit ke-48 juga masih bisa diamankan oleh Haikin. Memasuki menit ke-61, publik tuan rumah kembali dibuat bersorak lantaran mampu unggul 2-1 atas Inter. Eks pemain AC Milan, Jens Petter Hauge, mencatatkan namanya di papan skor berkat sepakan keras kaki kirinya yang tak bisa dijangkau oleh Sommer di sudut kiri atas gawangnya usai menerima operan dari Kasper Hogh.
Hanya berselang 3 menit, Bodo/Glimt berhasil menjauh dan mencetak gol ketiga lewat Hogh. Hogh sukses membuat timnya unggul 3-1 berkat tembakan jarak dekatnya setelah menerima umpan di dalam kotak penalti dari Ole Didrik Blomberg yang lepas dari jebakan offside. Jual beli serangan lantas terjadi hingga menuju menit-menit akhir laga di antara Bodo dan Inter. Hingga pertandingan usai Bodo/Glimt berhasil mempertahankan keunggulan 3-1 atas Inter Milan.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda