Jakarta – Pertemuan antara Milan dan Inter selalu menghadirkan drama. Derby della Madonnina bukan hanya pertandingan sepak bola, tetapi juga simbol kebanggaan kota Milan. AC Milan memangkas jarak dengan Inter Milan setelah memenangkan Derby della Madonnina dengan skor 1-0 di Stadion San Siro, Milan, Minggu waktu setempat, 8 Maret 2026. Satu-satunya gol dalam pertandingan itu dicetak oleh Pervis Estupinan. Kemenangan tersebut membuat Milan kini menempati peringkat kedua klasemen Liga Italia dengan 60 poin dari 28 pertandingan, terpaut tujuh poin dari Inter yang masih memimpin klasemen.
Kedua tim saling menekan sejak awal pertandingan. Namun, selama 30 menit pertama tidak ada peluang berarti yang tercipta. Milan akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-35. Umpan Youssouf Fofana disambut tendangan Pervis Estupinan yang membawa tuan rumah unggul 1-0. Inter berusaha menyamakan kedudukan, tetapi tidak mampu menembus pertahanan Milan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Inter langsung meningkatkan intensitas serangan. Federico Dimarco sempat mengancam melalui tendangan jarak jauh, namun bola melambung di atas mistar gawang Milan. Tim tamu terus menggempur pertahanan Milan. Namun, berbagai upaya Nerazzurri gagal membobol gawang yang dijaga kiper Mike Maignan. Menjelang akhir pertandingan, Inter kembali menciptakan peluang melalui Manuel Akanji. Namun, tendangannya juga melambung di atas mistar. Inter terus berusaha menyamakan kedudukan, tetapi hingga laga berakhir skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Milan.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Ini adalah pernyataan keras dari Rossoneri bahwa persaingan gelar belum selesai. Walaupun Inter masih memimpin klasemen, namun bila kembali terjungkal akan dimanfaatkan rival terdekatnya untuk merebut posisi puncak.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda