Jakarta – Wakil La Liga Spanyol, Real Betis berhasil mengamankan tempat di perempat final Liga Europa 2025/2026 setelah meraih kemenangan telak 4-0 atas Panathinaikos. Pertandingan leg kedua babak 16 besar ini berlangsung di Estadio de La Cartuja, Sevilla, pada Jumat (20/3/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini membalikkan keadaan setelah sebelumnya Real Betis kalah 1-0 pada leg pertama. Stadion La Cartuja menjadi saksi euforia para penggemar yang merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka melaju ke babak selanjutnya di kompetisi Eropa.
Baca juga: Imbangi Panathinaikos, Roma Ke 16 Besar Liga Europa
Panathinaikos sebenarnya berada di posisi yang lebih baik setelah memenangkan leg pertama dengan skor 1-0. Namun, keunggulan tersebut sirna saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Tendangan jarak jauh Cucho Hernandez membentur mistar gawang dan bola muntah berhasil dimanfaatkan oleh Ruibal untuk menyamakan kedudukan. Setelah gol tersebut, Panathinaikos kesulitan mengembangkan permainan. Real Betis seharusnya bisa menambah keunggulan tiga menit kemudian, tetapi Sverrir Ingi Ingason melakukan tekel sempurna untuk menghentikan Pablo Fornals yang sudah berada di posisi ideal di dalam kotak penalti.
Andrews Tetteh menjadi satu-satunya pemain yang memberikan harapan bagi tim tamu. Namun, ia membuang peluang emas dengan menembak langsung ke arah Pau Lopez setelah melewati setengah jam pertandingan. Kesalahan ini harus dibayar mahal menjelang turun minum, ketika Sofyan Amrabat membawa Betis unggul.
Amrabat, yang mengira dirinya berada dalam posisi offside saat bertukar umpan dengan Ricardo Rodriguez, secara tidak sengaja mengirimkan bola ke Abde Ezzalzouli. Setelah Renato Sanches gagal melakukan tekel, bola kembali ke Amrabat, yang kemudian melepaskan tendangan melengkung ke pojok kiri atas gawang Alban Lafont.
Memasuki babak kedua, Real Betis tampil semakin percaya diri. Cucho Hernandez berhasil mencetak gol ketiga bagi Betis setelah menerima umpan lambung dari Marc Bartra dan dengan mudah menaklukkan Lafont. Panathinaikos melakukan dua pergantian pemain, tetapi tidak memberikan dampak signifikan. Justru Betis semakin kuat setelah melakukan pergantian pemain sendiri. Gol keempat Betis tercipta berkat kerjasama apik antara Cucho dan Ezzalzouli. Ezzalzouli, yang memiliki ruang terbuka di sisi kiri, dengan tidak egois mengoper bola kepada Antony yang kemudian menceploskan bola ke gawang.
Kiper Lafont tampil gemilang dengan menggagalkan peluang Marc Roca dan Antony untuk mencetak gol tambahan. Meskipun Betis terus berusaha untuk mencetak gol kelima, mereka akhirnya harus puas dengan kemenangan 4-0.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda