Jakarta – Usaha Napoli mempertahankan gelar juara Serie A musim ini harus tertahan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim berjuluk Partenopei tersebut dipaksa bermain imbang 1-1 oleh Parma. Meski Scott McTominay muncul sebagai penyelamat, hasil ini merusak ambisi Napoli untuk terus menempel ketat puncak klasemen. Hasil ini menjadi catatan merah bagi Napoli, karena untuk ketiga kalinya secara beruntun, Parma berhasil menahan imbang mereka. Bagi Conte, hasil ini menjadi alarm keras bahwa kedalaman skuad menjadi tantangan besar dalam upaya mereka meraih Scudetto musim ini.
Baca juga: Milan Tumbang Di Kandang Napoli
Laga baru berjalan 33 detik ketika publik tuan rumah dikejutkan oleh gol cepat tim tamu. Berawal dari bola panjang kiper Zion Suzuki yang disundul oleh Nesta Elphege, Gabriel Strefezza berhasil merangsek ke kotak penalti. Dengan tenang, ia melepaskan tembakan melengkung ke pojok gawang yang tak mampu dijangkau kiper Vanja Milinkovic-Savic. Tertinggal gol cepat, Napoli langsung menggempur pertahanan Parma. Namun, ketidakhadiran beberapa pilar utama tampak sangat memengaruhi kreativitas serangan mereka. Upaya dari Andre Frank Zambo Anguissa dan Rasmus Hojlund masih belum membuahkan hasil hingga turun minum. Di sisi lain, kiper Zion Suzuki tampil sangat sigap mengawal gawang The Ducali.
Memasuki babak kedua, Antonio Conte melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Sam Beukema untuk memperkokoh lini pertahanan yang sempat kewalahan menjaga Strefezza. Upaya Napoli akhirnya membuahkan hasil di pertengahan babak kedua melalui salah satu tembakan tepat sasaran pertama mereka. Gol penyeimbang lahir dari kerja sama apik di lini depan. Stanislav Lobotka mengirimkan umpan terobosan yang dipantulkan dengan sempurna oleh Hojlund ke arah Scott McTominay. Tanpa ragu, gelandang asal Skotlandia itu melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang menghujam gawang Parma. Skor berubah menjadi 1-1.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim saling jual beli serangan. McTominay hampir saja mencetak gol kedua melalui tendangan salto spektakuler, namun Suzuki kembali berhasil menggagalkannya. Parma pun tak tinggal diam; mereka sempat mengancam lewat Mandela Keita, namun penyelamatan ujung jari Milinkovic-Savic menjaga skor tetap imbang. Sempat ada protes penalti dari pihak Parma akibat dugaan handball Alessandro Buongiorno, namun wasit tidak bergeming karena posisi tangan dianggap natural. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang tetap bertahan.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda