Jakarta – Timnas Yordania, yang dijuluki “Al-Nashama” atau “Para Pemberani”, mencetak sejarah dengan mencapai putaran final Piala Dunia 2026. Usai mencatat rekor, mereka tentu tidak mau sekadar jadi penggembira pada penampilan debut. Yordania menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, puncaknya adalah keberhasilan mencapai final Piala Asia 2023. Dalam turnamen tersebut, mereka berhasil melaju hingga partai puncak sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah Qatar.
Baca juga: Kalahkan Nepal, Yordania Puncaki Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023
Pencapaian ini menjadi modal berharga bagi Al-Nashama dalam menghadapi ketatnya persaingan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Mereka pun melanjutkan momentum untuk menjadi salah satu dari kuartet negara yang lolos pertama kali bersama Uzbekistan, Tanjung Verde, dan Curacao.
Timnas Yordania membuat kejutan pada putaran kedua kualifikasi Zona Asia. Masuk Grup G, mereka sukses menempat peringkat pertama mengungguli Arab Saudi. Yordania melajutkan momentum di fase berikutnya. Bersaing melawan Irak, Oman, Palestina, dan Kuwait di Grup B, mereka mampu menduduki urutan kedua untuk lolos otomatis ke Piala Dunia 2026. Yordania hanya kalah dari Korea Selatan tidak terkalahkan pada putaran ini.
Salah satu nama yang paling bersinar di timnas Yordania adalah Musa Al-Taamari. Penyerang sayap ini dikenal luas karena kecepatan luar biasa, kemampuan menggiring bola yang memukau, dan kontribusi golnya yang signifikan. Ia menjadi motor serangan utama bagi Al-Nashama dan seringkali menjadi pembeda di lapangan.
Al-Taamari saat ini merumput di Eropa, bermain untuk klub Stade Rennais di Ligue 1 Prancis. Pengalamannya berkompetisi di liga top Eropa tentu memberikan nilai tambah bagi Timnas Yordania, baik dari segi kualitas permainan maupun mentalitas bertanding. Kehadirannya di lapangan selalu menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.
Peran Musa Al-Taamari sangat krusial dalam perjalanan gemilang Yordania mencapai final Piala Asia 2023. Ia berhasil mencetak tiga gol penting sepanjang turnamen, termasuk torehan spektakuler di babak semifinal saat Yordania menyingkirkan Korea Selatan. Gol-golnya tidak hanya menunjukkan ketajamannya, tetapi juga kemampuannya tampil di momen-momen penting.
(bP/timKB).
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda