Jakarta – Timnas Spanyol melanjutkan tren positif mereka menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. La Furia Roja tampil dominan saat mengalahkan Peru dengan skor 3-1 dalam pertandingan persahabatan yang digelar di Puebla, Meksiko, Selasa (9/6/2026). Kemenangan tersebut sekaligus menegaskan status Spanyol sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di Piala Dunia 2026. Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda berkualitas, La Furia Roja kembali menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di level tertinggi sepak bola internasional.
Baca juga: Spanyol Ditahan Imbang Irak Di Laga Persahabatan
Spanyol menguasai jalannya laga sejak menit awal dan berhasil unggul melalui gol-gol cepat dari Mikel Oyarzabal dan Pedri. Sementara itu, gol bunuh diri yang melibatkan kiper Peru, Pedro Gallese, semakin memperlebar jarak sebelum Peru mampu memperkecil ketertinggalan pada babak kedua. Sejak peluit kick-off dibunyikan, Spanyol langsung mengambil alih kendali permainan. Permainan umpan pendek yang menjadi ciri khas mereka kembali terlihat, dengan Rodri, Fabian Ruiz, dan Alex Baena menjadi motor serangan sekaligus pengatur ritme permainan di lini tengah. Dominasi penguasaan bola membuat Peru kesulitan mengembangkan permainan. Tim asal Amerika Selatan itu lebih banyak bertahan dan berupaya menahan tekanan yang terus dilancarkan para pemain Spanyol. Hasilnya, Spanyol mampu membuka keunggulan pada fase awal pertandingan melalui penyelesaian klinis Oyarzabal.
Tak lama berselang, Pedri menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan situasi yang berhasil dibangun lini serang Spanyol. Keunggulan dua gol tersebut semakin mempertegas superioritas tim juara Eropa itu atas Peru. Petaka bagi Peru berlanjut ketika sebuah situasi di depan gawang berujung gol bunuh diri yang melibatkan Pedro Gallese. Gol tersebut membuat Spanyol unggul tiga gol dan semakin nyaman mengendalikan jalannya pertandingan.
Memasuki babak kedua, tempo permainan cenderung menurun. Kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain untuk memberikan kesempatan tampil kepada pemain lain sekaligus menguji berbagai skema menjelang kompetisi resmi. Meski intensitas pertandingan tidak setinggi babak pertama, Spanyol tetap mendominasi penguasaan bola dan mampu menjaga organisasi permainan dengan baik. Peru sendiri mulai mendapatkan beberapa ruang untuk menyerang, meskipun peluang yang tercipta masih terbatas.
Gol hiburan Peru akhirnya lahir melalui Jairo Velez. Proses gol bermula dari umpan terukur Marcos Lopez yang berhasil menembus pertahanan Spanyol dan memberi ruang bagi Velez untuk menuntaskan peluang menjadi gol. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan. Spanyol tetap tampil tenang hingga akhir laga dan berhasil mengamankan kemenangan 3-1.
(Yp/timKB).
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda