Jakarta – Sirkuit MotorLand Aragon kembali menjadi panggung keperkasaan Marc Marquez pada gelaran Grand Prix Aragon yang berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026. Pembalap utama Ducati Lenovo Team tersebut tampil luar biasa menguasai balapan utama sebanyak 23 lap, sekaligus mengukuhkan kemenangan ganda setelah sehari sebelumnya juga sukses mengamankan posisi terdepan di sesi Sprint Race.
Mengawali balapan dari barisan depan, Marquez sempat mendapat tekanan hebat dari para rival di lap-lap awal. Namun, pengalaman dan ritme balap yang sangat konsisten di lintasan ini membuatnya berhasil mengambil alih posisi terdepan pada lap keenam. Sejak saat itu, Marquez terus memperlebar jarak dan tak lagi terkejar hingga menyentuh garis finis dengan keunggulan 1,754 detik.
Di posisi kedua, pembalap muda berbakat Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing berhasil menampilkan aksi bertahan dan penyerangan yang impresif. Acosta mampu menyalip barisan depan dan menjaga kecepatan konsisten untuk mengamankan podium pertamanya dalam beberapa seri terakhir, mengungguli para pembalap senior lainnya.
Podium ketiga berhasil diamankan oleh pemegang pole position, Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing. Meski gagal memenangi laga setelah memimpin di lap pembuka, Bezzecchi tetap memberikan performa yang solid untuk menjaga gengsi Aprilia di barisan depan sepanjang jalannya balapan.
Sementara itu, rekan satu tim Bezzecchi yang juga pemimpin klasemen sementara, Jorge Martin, harus puas menyelesaikan balapan di urutan kelima. Martin memilih bermain aman demi mengamankan poin penting klasemen setelah kesulitan menembus pertahanan ketat Alex Marquez yang finis di posisi keempat.
Balapan akhir pekan lalu juga diwarnai insiden kurang beruntung bagi rekan setim Marquez, Francesco Bagnaia. Pembalap asal Italia tersebut terpaksa menyudahi balapan lebih awal setelah mengalami kecelakaan di lap-lap awal, yang membuatnya kehilangan poin berharga dalam persaingan perburuan gelar juara dunia musim ini.
Kemenangan gemilang di Aragon ini membuat Marc Marquez makin memangkas jarak poin di papan atas klasemen kejuaraan dunia. Dengan persaingan yang kian sengit dan tersisa beberapa seri musim 2026, perebutan mahkota juara dunia MotoGP dipastikan akan semakin panas menuju putaran-putaran akhir.
(EA/timKB)
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda