Kemenangan Perdana Gli Azzurri

Eva Amelia • 29/09/2026 • 3 min read
Kemenangan Perdana Gli Azzurri

Jakarta – Tim nasional Italia sukses menampilkan performa gemilang saat melawat ke markas Turki dalam lanjutan fase grup UEFA Nations League 2026/2027. Bermain di bawah cuaca yang cukup menantang di Bursa Timsah Arena, Gli Azzurri sukses membungkam publik tuan rumah dengan skor meyakinkan 4-1.

Sebelum melakoni laga tandang sarat gengsi ke tanah Anatolia ini, perjalanan awal kedua kesebelasan di ajang UEFA Nations League musim tersebut diwarnai oleh dinamika performa yang beragam. Tim nasional Turki menyambut pertandingan kandang ini dengan modal kepercayaan diri yang cukup tinggi setelah mengamankan hasil positif pada matchday pembuka fase grup. Skuad asuhan pelatih kepala Merah Putih berambisi untuk memanfaatkan keunggulan bermain di hadapan ribuan pendukung fanatiknya di Bursa demi mengamankan posisi puncak klasemen Grup A.

Di sisi lain, kubu Italia datang dengan misi besar untuk bangkit dan menebus poin yang sempat hilang atau mengukuhkan dominasi taktik mereka di bawah struktur skuad baru. Pertemuan historis antara kedua negara di panggung internasional selalu menjanjikan pertarungan ketat, mengingat catatan masa lalu termasuk duel di turnamen besar Eropa. Tekanan untuk meraih kemenangan tandang membuat pelatih Italia meracik strategi menyerang yang sangat efektif sejak menit-menit awal pertandingan.

Rekor pertemuan head-to-head sebelumnya menunjukkan bahwa Italia kerap memiliki keunggulan psikologis atas Turki, meski atmosfer stadion di Turki selalu menjadi ujian mental yang berat bagi tim tamu. Pengalaman dari laga-laga pembuka sebelumnya menjadi bahan evaluasi krusial bagi kedua juru taktik dalam menurunkan komposisi pemain terbaik. Gli Azzurri sadar betul bahwa kehilangan poin di Bursa akan memperberat langkah mereka dalam persaingan ketat Grup A UEFA Nations League musim ini.

Hasil positif pada pertandingan pembuka sebelumnya tentu memberikan fondasi moral bagi masing-masing tim, namun lini pertahanan kedua belah pihak diuji secara maksimal. Turki yang dikenal memiliki determinasi tinggi di kandang bertekad memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di hadapan pendukung sendiri. Akan tetapi, efektivitas lini serang Italia pada malam itu terbukti berada di level yang berbeda dan langsung mengubah peta persaingan grup.

Pertandingan baru berjalan delapan menit ketika lini pertahanan Turki sudah harus memungut bola dari gawangnya sendiri. Bek tengah andalan, Alessandro Bastoni, sukses memecah kebuntuan lewat sundulan terarah memanfaatkan situasi set-piece, membawa Italia memimpin cepat 1-0.

Gol cepat tersebut langsung meruntuhkan konsentrasi awal skuad tuan rumah dan memberi ruang bagi Italia untuk terus menekan. Memasuki menit ke-21, Davide Frattesi memperbesar keunggulan Gli Azzurri menjadi 2-0 lewat sepakan akurat dari lini kedua yang gagal diantisipasi kiper Altay Bayındır.

Belum sempat Turki bernapas, petaka kembali datang pada menit ke-27 ketika debutan muda Michael Kayode mencatatkan namanya di papan skor. Pemain muda berbakat tersebut sukses menyarangkan bola ke jaring gawang Turki, membuat Italia menutup paruh babak pertama dengan keunggulan telak 3-0.

Memasuki babak kedua, Turki mencoba bangkit dengan melakukan sejumlah pergantian taktik dan rotasi pemain secara masif. Hasilnya langsung terlihat ketika pertandingan baru berjalan satu menit di paruh kedua (menit ke-46), di mana Barış Alper Yılmaz sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 lewat sontekan manis di tiang jauh.

Namun, asa tuan rumah untuk melakukan comeback langsung dipadamkan oleh Italia hanya selang beberapa menit kemudian. Pada menit ke-49, Francesco Pio Esposito memanfaatkan bola pantul dari tiang gawang usai tendangan keras Sandro Tonali, mengubah skor menjadi 4-1 untuk keunggulan tim tamu.

Sisa waktu pertandingan diwarnai oleh dominasi penguasaan bola dari Turki yang mencoba mencari gol tambahan melalui aksi Kerem Aktürkoğlu dan Barış Alper Yılmaz. Ketangguhan lini belakang Italia yang digalang Giorgio Scalvini dan aksi penyelamatan gemilang di lini pertahanan memastikan keunggulan tiga gol tetap terjaga.

Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit, skor 4-1 untuk kemenangan telak Italia tetap tidak berubah. Kemenangan tandang mutlak ini mengukuhkan posisi Gli Azzurri di papan atas klasemen sementara Grup A UEFA Nations League, sekaligus memberikan modal berharga menjelang laga-laga penentuan berikutnya.

(EA/timKB)

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...